Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› PN Rantauprapat “Ricuh” Oknum JPU Dituding Minta “Rupiah”

PN Rantauprapat “Ricuh” Oknum JPU Dituding Minta “Rupiah”

Rantauprapat, suarasumut.com – Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat ricuh meski sidang sedang berlangsung. Kericuhan itu dipicu ketika sidang terdakwa Arman Efendi HSB (18), Warga Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu yang diponis majelis Hakim 7 tahun yang diketuai Zulfadly ,SH atas kasus narkoba jenis ganja sebanyak satu linting, Senin (26/1) sekira Pukul 16.00 Wib.

“Woy jaksa nakal (red-Naharrudin Rambe,SH), jangan karena kami tidak punya rupiah (uang) hingga kau tuntut keluarga saya begitu tinggi (7 Tahun), padahal barang bukti yang dua kilo gram saja kau tuntut 2 tahun, memang tak berhati nuranilah kau oknum Jaksa,”teriak Almaidah HSB di lingkungakan PN Rantauprapat yang merupakan sepupu kandung terdakwa.

Dikatakannya, jika ia mempunyai rupiah untuk mengurus sepupunya itu, diyakininya kalau tuntutan dan vonis akan ringan. Tapi karena ia bukan orang yang berada (Kaya), hingga tuntutan yang diberikan JPU terlalu tinggi.

“Sekitar tiga minggu yang lalu, dipengadilan negeri ini si Nahar itu meminta uang samaku, dia bilang uruslah sepupu kakak ini, biar ringan tuntutannya, tapi jangan lupa rupiahnya. Tapi karena uang kami tidak ada, hingga aku tidak urus dia.

Parahnya lagi, meski kami tidak ingin urus Arman, ia mendesak kembali dengan menyampaikan kembali bahasa yang sama terhadap Arman. Tapi karena kami orang miskin kami tidak bisa urus dia,”beber Almaidah pada suarasumut.com.

Menurutnya, jika adanya rupiah terhadap pengurusan Arman, tuntutan yang diberikan jaksa diduga pasti akan diringankan. ”Ada tau ku dengan barang bukti 2 samapi 9 kilogram ganja hanya dituntut 2 tahun, masak sepupuku yang satu linting ganja saja dituntut 7 tahun, ada apa semua ini?. Mananya keadilan ini sekarang?,”ungkap Almaidah.

Sementara Kajari Rantauprapat Hermon Dekristo dikonfirmasi diruang kerjanya atas dugaan kenakalan anggotanya itu mengatakan, segera menindak lanjuti atas dugaan tersebut.

”Terima kasih atas infonya, saya akan lakukan penyidikan atas dugaan itu terhadap anggota,”tegas Hermon.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Meski Belum Tutup, Gudang CPO Di Labuhanbatu Kini Gunakan Gerbang Pagar, Diduga Untuk Kelabui Petugas

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Setelah diberitakan Seputar penampungan CPO yang beroprasi di Bulu Cina, Kecamatan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *