Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› PN Rantauprapat Gelar Sidang Bandar Sabu

PN Rantauprapat Gelar Sidang Bandar Sabu

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Dollah Harahap alias jangga alias Jeng (52) warga Lingkungan seberang Kelurahan Langga Payung dan Hendri Harahap alias Ucok alias Jakayo alias JK (42) warga Kampung Baru Lingkungan Janji Manahan, Kelurahan Langga Payung, Kabupaten Labuhanbatu Selatan disidang di Pengadilan Negeri Rantauprapat, Rabu (12/8).

Pasalnya, dua bandar sabu yang ditangkap tanggal 26 Januari 2015 yang lalu ini kedapatan sedang memiliki Narkotika sabu dengan total 77 jie.

Dalam Agenda keterangan terdakwa, mengaku Dihadapan Majelis hakim yang diketuai oleh Tumpal Sagala,SH beserta anggota M.Jajuri,SH,MH dan Mince S Ginting, terdakwa Hendrik mengakui bahwa barang bukti 77 gram sabu milik Terdakwa Dollah Harahap adalah miliknya, namun untuk Barang Bukti sabu 35,7 gram dan 25,88 gram yang ditemukan petugas dirumahnya terdakwa berdalih jika barang bukti tersebut merupakan titipan dari Anto Kotek (DPO).

“Kalau barang bukti sama si dollah itu memang punya saya. Tapi, barang bukti yang ditemukan dirumah ku itu adalah milik anto kotek yang dititipkan sebelum aku ditangkap,”beber Hendrik.

Saat ditanya hakim, apa buktinya jika barang tersebut milik kotek, terdakwa Hendrik pun terdiam. “Bagaimana saya bisa membuktikannya pak. Sementara Anto kotek itu warga medan. Dan telah DPO”Ucapnya.

Mendengar terdakwa berbelit-belit menyampaikan keterangan, akhirnya majelis hakim menunda persidang selama satu pekan.

“Itu hak mu membantah. Yang jelas, kami memiliki penilaian sendiri. Sidang akan kita tunda minggu depan dengan agenda tuntutan,” kata Tumpal sambil mengetuk palu.

Untuk diketahui, dalam sidang sebelumnya perbuatan kedua terdakwa terjadi pada 26 januari 2015 yang lalu sekira pukul 01.00 wib dini hari. Saat itu, petugas kepolisian mendapat informasi dari masyarakat bahwa disekitar jalan WR.Supratman Simpang Mangga kelurahan Langga Payung Labusel marak peredaran narkoba. Mendapat informasi itu, petugas turun ke lokasi dan menemukan terdakwa dollah disebuah warung.

Selanjutnya,digeledah petugas menemukan satu bungkus rokok yang dicampak terdakwa ke tanah. Didalam rokok ditemukan 5 bungkus plastik klip berisi sabu, 1 buah jarum suntik, 1 buah kertas rokok sebagai sendok, 1 buah pipet dan kaca pirek. Sedangkan di dalam saku celana terdakwa ditemukan 1 buah timbangan elektrik, 1 buah HP,dan 1 bungkus klip plastik kosong.

Setelah diintograsi petugas, terdakwa Dollah mengaku bahwa barang haram tersebut diperolehnya dari Hendrik. Mendengar keterangan itu, petugas langsung menyuruh terdakwa agar menghubungi terdakwa hendrik di kebun kelapa sawit tak jauh dari lokasi terdakwa di tangkap untuk bertransaksi. Selanjutnya terdakwa Dollah pun bertemu Hendrik.

Seketika itu, petugas langsung melakukan penangkapan. dimana petugas menemukan satu bungkus rokok berisikan sabu seberat 10 gram. Selanjutnya, petugas membawa terdakwa Hendrik ke rumahnya.

Dirumah terdakwa petugas kembali menemukan 1 buah tas sandang didalam lemari dan setelah dibuka berisikan 1 bungkus besar plastik klip sabu seberat 35,78 gram dan 19 plastik klip kecil berisi sabu seberat 25,88 garm, 1 buah timbangan, 1 buah kaca pirek, dan 2 buah plastik kosong. Selanjutnya kedua terdakwa dibawa petugas kePolres Labuhanbatu untuk diperiksa lebih lanjut.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

KCBI “Bidik” Pungli Dan Korupsi SMPN I Berastagi

Berastagi | suarasumut.com  –  Pimpinan Pusat LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia Kordinator Wilayah Sumut Dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.