Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Pilkada Mundur 2 Bulan, Tahapan Pilkada Labuhanbatu Disusun Ulang

Pilkada Mundur 2 Bulan, Tahapan Pilkada Labuhanbatu Disusun Ulang

Rantauprapat, suarasumut.com – Adanya kesimpulan sementara Komisi II DPR-RI tentang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di bulan Februari 2016, berdampak terhadap pengunduran tahapan Pilkada di Kabupaten Labuhanbatu. Sesuai rencana awal, tahapan pendaftaran bakal calon bupati Labuhanbatu dilaksanakan 26 Februari menjadi turut diundur hingga April 2015.

“Belum ada informasi resmi pengunduran pelaksanaan Pilkada. Namun sesuai informasi dari media, diundur hingga bulan Februari (2016), kita hanya tinggal memundurkan tahapan 2 bulan yang jatuhnya di bulan April (2015),” kata Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu menanggapi gonjang-ganjing pengunduran pelaksanaan Pilkada secara serentak 305 Kabupaten/Kota tahun 2015 seluruh Indonesia, Selasa (3/2).

Berdasarkan persiapan, lanjut Ira Wirtati, pengunduran jadwal pelaksanaan pilkada tahun 2015 di Kabupaten Labuhabatu akan berdampak terhadap perubahan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4). Ira Wirtati menyebutkan, DP4 sesuai jadwal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2014 sekitar 308 ribuan jiwa. “Kemungkinannya pasti bertambah. Satu hari saja diundur, akan mengubah DP4. Sesuai jadwal Pilkada serentak versi Perpu jumlah DP4 sekitar 308 jiwa,” jawab Ira Wirtati saat ditanya jumlah DP4 yang telah mereka miliki.

Lebih lanjut, Ira Wirtati yang didampingi anggota Komisioner KPU, Ilham Maulana mengakui jumlah anggaran pelaksanaan Pilkada yang diundur dari bulan Desember 2015 menjadi bulan Februari 2016 tidak berdampak terhadap perubahan penggunaan anggaran.

Ilham menyebutkan, penggunaan anggaran pelaksanaan Pilkada digunakan berdasarkan tahapan-tahapan yang ditetapkan. “Tidak ada pertambahan. Anggaran digunakan sesuai tahapan. Misalnya semula dianggarkan Rp20 milyar, itu berdasarkan rencana yang sudah disusun berdasarkan pelaksanaan tahapan Pilkada,” jawab Ilham Maulana saat disebutkan anggaran akan bertambah atas mundurnya jadwal pelaksanaan Pilkada.

Ilham menerangkan, pengunduran pelaksanaan Pilkada juga berdampak terhadap pengunduran jadwal penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada. Hal tersebut dikatakannya karena belum memasuki tahapan-tahapan pelaksanaan Pilkada. “Belumlah ditetapkan. Kan belum masuk tahapan,” terang Ilham Maulana mengakhiri. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...