Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› PERINGATI 9 TAHUN GEMPA : WALI KOTA GUNUNGSITOLI JIARAH KE MAKAM KORBAN

PERINGATI 9 TAHUN GEMPA : WALI KOTA GUNUNGSITOLI JIARAH KE MAKAM KORBAN

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com  —  Untuk memperingati 9 tahun gempa yang melanda Pulau Nias, Wali Kota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp bersama Muspida, Tim Penggerak PKK dan masyarakat melakukan kunjungi makam korban gempa. Acara jiarah tersebut dilakukan di pekuburan Santiong Baru, Jalan Diponegoro, Desa Fodo, Kota Gunungsitoli, Jumat ( 28/3/2014 ).

Tujuan ziarah yang dilakukan menurut Wali Kota ketika ditemui suarasumut.com adalah untuk memperingati 9 tahun gempa yang telah melanda Pulau Nias pada tanggal 28 Maret 2005 yang lalu, sehingga hari tersebut adalah hari perenungan bahwa gempa yang melanda Pulau Nias 9 tahun yang lalu sudah banyak memakan korban jiwa, harta dan benda.
Dia juga mengajak warga untuk merenungkan, jika dibalik peristiwa yang besar itu tentu ada suatu rencana Tuhan yang indah untuk warga Kepulauan Nias, dimana buktinya dengan banyaknya berkah dan bantuan yang mengalir di Kepulauan Nias setelah gempa.
Berkah tersebut berasal dari berbagai mancanegara, serta ditambah kebijakan pemerintah lewat badan rehabilitasi dan rekontruksi ( BRR ), sehingga dahulu jalan di Pulau Nias sangat buruk, sekarang sudah bagus dan terhubung dari Utara sampai ke Selatan.

Namun dia juga tidak lupa mengingatkan warga Kota Gunungsitoli untuk tetap siaga dan waspada setiap saat, memiliki kesiapan mental, keterampilan serta kebersamaan dalam menghadapi kemungkinan kemungkinan akan terjadi lagi gempa di Pulau Nias dan menghimbau agar membangun rumah berpedoman pada kontruksi bangunan tahan gempa, supaya jika terjadi gempa tidak akan memakan korban lebih banyak seperti yang telah terjadi 9 tahun lalu.
Ditempat yang sama Ketua Penggerak PKK Kota Gunungsitoli Rima Martinus Lase mengatakan, acara peringatan gempa tersebut dilakukan ibu ibu penggerak PKK berdasarkan inisiatif bersama atas kepedulian terhadap korban gempa di Kota Gunungsitoli tahun 2005 yang lalu.

Dia memberitahu, dana pelaknaan acara peringatan gempa tersebut tidak diambil dari APBD Kota Gunungsitoli, namun dari dana spontanitas tim penggerak PKK yang dikumpul bersam, serta dari donatur tidak terikat yangh merasa peduli.( sp/ss/gs )

Lihat Juga

Cegah Mismatch Menahun, BPJS Kesehatan Diminta Koreksi Diri

Jakarta | suarasumut.com  –  Anggota Komisi IX Irma Suryani mengibaratkan defisit yang dialami Badan Penyelenggara ...