Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Peringatan Hari Santri Di Lapas Rantauprapat Berlangsung Hikmat, Baca Solawat Nariah 4.444 Kali

Peringatan Hari Santri Di Lapas Rantauprapat Berlangsung Hikmat, Baca Solawat Nariah 4.444 Kali

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Peringatan Hari Santri Nasional tahun pertama (ke-1) jatuh pada 22 Oktober 2016 oleh ratusan warga binaan penghuni (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lobusona, Rantauprapat, Labuhanbatu, Sabtu (22/10) sore berlangsung hikmat dengan acara pembacaan Solawat Nariah sebanyak 4.444 kali yang dilakukan 116 warga binaan di Masjid At-Taubah komplek Lapas Lobusona, Rantauprapat dan langsung diikuti Kepala Lapas, Syarif Usman Bc.IP, SH, MSi dan pembina Santri Lapasnya Ustad Ok Samsudin Limalaras maupun para staf pegawai lainnya.

Kepala Lapas, Syarif Usman Bc.IP, SH, MSi mengatakan acara peringatan Santri Nasional ini menjadi momen penting bagi warga binaan di sini untuk membangun kembali keimanan yang hakiki sehingga keimanan yang berjiwa nasionalis. “Jadi warga binaan sebagai santri-santri yang dididik dan diajarkan membaca Alquran,”kata Syarif.

“Dulu masih banyak warga binaan yang buta Alquran tetapi sekarang rata-rata semua suda mampu membaca yang dibina oleh pak ustad Ok Samsudin. Jadi saat ini, Lapas sudah bisa tempat membina dan memperdalam keimanan sehingga membentuk jiwa dan akhlak yang lebih baik. Kepada para anak binaan kami, dalam menjalani masa tahanan ini, anggaplah masa belajar Alquran, terus berdoa,”nasehat Kalapas itu.

Kalapas juga menambahkan, apabila ada warga binaan terkesan tertahan dalam pengurusan PB, janganlah menganggap bahwa Kalapas yang menahan-nahannya. “Perkuatlah kesabaran, karena sabar itu pasti kasihani Allah dan terus berdoa. Kalau niat saya, maunya semua warga binaan dapat PB dan cepat prosesnya. Itulah niat hati saya, jadi tetaplah harus bersabar serta berdoa,” kata Kalapas.

“Perlu diketahui juga, jangan terlibat kasus atau masalah yang dinamakan register X, kalau sudah kena register X tidak bisa lagi mengusulkan PB. Jadi ikuti semua proses yang sudah digariskan oleh peraturan, kalau ada merasa lama kali masa pengusulannya, ya sabar, nanti ada jawabannya”, tambah Syarif.

Sebelumnya, Kalapas Syarif Usman didampingi pembina Santri Lapas OK Samsudin Limalaras menyerahkan piagam (ijazah lulus belajar Alquran) kepada 4 warga binaan antara lain : Ismail Tarigan, Untung Margono, Muhammad Tanjung dan Rusly (sudah bebas bersyarat).

Sementara itu, Kasi Binadik Lapas Lobusona, Supangat SE, MSi menjelaskan selain membina santri-santri di Lapas itu juga dilakukan adanya namanya PA (Pendalaman Alkitab) bagi yang beragama Nasrani oleh para ibu/bapak pendeta yang melakukan pembinaan dan penginjilan bagi warga binaan di sini.

“Jadi warga binaan yang beragama Kristen akan dibina dengan ceramah dan pendalaman Alkitab, para pendetanya ada ibu Manurung, ibu Siagian, ibu Sirait dan ibu boru Gajah. Ada juga dilakukan kebaktian, doa secara bergantian oleh para warga binaan,”terang Supangat. (ab/ss-lb)

Kata kunci terkait:
solawat terbaru, www solawat, lapas lobusona

Lihat Juga

OPD Pemkab Labuhanbatu Laksanakan Bhakti Sosial Ke Panti Asuhan

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Dalam rangka memperingati Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang ke-72 Tahun ...