Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Perebutan Lahan, Lakukan Sidang Di Pasar Onan Poriaha

Perebutan Lahan, Lakukan Sidang Di Pasar Onan Poriaha

Tapteng | suarasumut.com  –  Sidang sengketa, perebutan hak milik lokasi pasar onan Poriaha kelurahan Tapian Nauli II Kecamatan Tapian Nauli kini Jumat (21/04/2017) memasuki sidang lapangan yakni tinjau titik lokasi pasar yang dimaksud.

Hadir dalam sidang lapangan itu para penggugat asal Piddin Pasaribu, penggugat intervensi Manca Hutagalung dan tergugat baik yang mewakili beberapa dari instansi pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng).

Sebelum melakukan tinjauan, terlebih dulu Hakim ketua pengadilan Negeri Sibolga, Martua Sagala memberi arahan agar menunggu giliran untuk menjawab pertanyaan demi menghindari terjadinya konflik dalam sidang lapangan itu.

“Siapa yang ditanya itu yang menjawab, yang lain tidak ada yang berkomentar, tunggu giliran masing-masing ya? supaya terarah, biar tidak menyeletup. Jadi karena ini yang menjadi penggugat asal Piddin Pasaribu diberikan kesempatan untuk menunjukkan lokasinya,” terang Majelis Hakim, sekira pukul 12.30 Wib di lokasi pasar onan.

Kemudian Martua mengajak penggugat asal, agar menunjukkan titik lokasi Pasar Onan sesuai dengan gugatan yang dimaksud.

“Kita mulai darimana atau dimana lokasinya yang bapak tunjukkan itu sesuai dengan gugatan ini,”ajak Martua sambil terhadap penggugat asal sambil menunjukkan lokasi yang digugat.

Dalam sidang lapangan itu tampak penggugat asal menunjukkan titik lokasi berupa patok sesuai arah mata angin yang dimulai dari arah sebelah utara.

Setelah itu, Martua melontarkan pertanyaan bagi penggugat intervensi Manca Hutagalung, yang mana lokasi lahan yang dimaksud sebagai hak milik. “Penggugat inetervensi, yang saudara klaim itu yang mana loaksinya,” tanya Martua. “Yang ini semua, bangunan ini Majelis Hakim,”jawab Manca Hutagalung.

Dalam kesempatan itu, Kuasa Hukum pemkab Tapteng Paralungan Silalahi juga meminta agar menerangkan batas lokasi pasar onan itu dengan bersedia dilakukan kembali pengukuran ulang terhadap lokasi pasar yang telah di bangun Pemkab Tapteng itu.

“Dalam hal ini sekaligus di buat pengukuran, apa memang betul sesuai dalam sidang lapangan ini,” jelas Parlaungan.

“Silahkan, ada bawa alat atau meteran? Kita mulai darimana mengukurnya,”ungkap Hakim Ketua sembari memenuhi permohonan Kuasa Hukum Pemkab Tapteng.

Dalam sidang lapangan yang berlangsung dalam pengukuran itu berlangsung aman yang juga dihadiri sejumlah instansi terkait pemkab Tapteng Kepala Dinas Perdagangan, Berlin Doloksaribu, Kabag Hukum dan Orta Tapteng, Humanjar Panggabean, yang mewakili bidang asset pemkab Tapteng, serta Lurah Tapian Nauli II.

Disampaikan Hakim Ketua, sidang perdata tersebut akan lanjut pada tanggal, Kamis (27/04/4) di Pengadilan Negeri Sibolga Kecamatan Sarudik. (ph/ss-tt)

Kata kunci terkait:
suara rakyat tapanuli tgl:21-04-2017

Lihat Juga

Pembentukan Karakter Dan Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

Medan | suarasumut.com  –  Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan ...