Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Perda Lambang Daerah Dan Pendirian BUMD Kota Gunungsitoli Ditetapkan

Perda Lambang Daerah Dan Pendirian BUMD Kota Gunungsitoli Ditetapkan

Gunungsitoli, suarasumut.com — DPRD Kota Gunungsitoli menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Gunungsitoli tentang Lambang Daerah dan pendirina Badan Usaha Milik daerah (BUMD) menjadi sebuah Perda pada rapat paripurna yang digelar di ruang paripurna, kantor DPRD Kota Gunungsitoli, Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (30/4).

Penetapan kedua Perda tersebut yang dihadiri Walikota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa, Wakil Ketua DPRD Hadirat ST Gea diputuskan melalui voting. Voting dilakukan berdasarkan permintaan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Yanto, karena menurut Yanto, ada dua Fraksi dari Lima Fraksi yangtelah memberi pendapat akhir tidak setuju dengan penetapan Perda, sehingga penetapan harus ditunda atau dilakukan voting.

Setelah dilakukan Voting, anggota DPRD dari sejumlah fraksi yang menyetujui kedua Ranperda tersebut menjadi sebuah Perda lebih banyak daripada anggota DPRD yang menolak, sehingga ditetapkan, Ranperda Lambang Daerah dengan kata “Samaeri” dan Ranperda BUMD ditetapkan menjadi Perda.

Usai pengambilan kesepakatan penetapan Ranperda Lambang Daerah dan BUMD menjadi Perda, Walikota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase,M.Sp dalam pendapat akhirnya mengatakan, pendirian BUMD di Kota Gunungsitoli, merupakan hal yang cukup mendesak untuk dilaksanakan, dan BUMD akan memberikan dorongan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat, melalui program kemitraan, serta memperhatikan prinsip ekonomi rakyat.

Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Gunungsitoli yang telah memberikan persetujuan terhadap Ranperda Lambang Daerah dan BUMD menjadi sebuah Peraturan Daerah (Perda). Tidak lupa kepada semua pihak, baik dari lingkup pemerintah Kota Gunungsitoli, masyarakat, stakeholder, yang telah memberikan sumbangsih pemikiran terhadap penyempurnaan kedua Ranperda yang telah disepakati menjadi sebuah Perda.

Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa sebelum menutup rapat usai penandatanganan nota kesepakatan, memberitahu jika Perda Lambang Daerah dan BUMD yang baru saja disepakati atau ditetapkan, akan dikirim kepada Gubernur Sumatera Utara untuk dievaluasi kembali. (sw/ss/gs)

Kata kunci terkait:
logo kota gunungsitoli, perda lambang daerah kota gunungsitoli

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...