Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Perbup Layanan Informasi Labuhanbatu Gamangkan Pegawai

Perbup Layanan Informasi Labuhanbatu Gamangkan Pegawai

Rantauprapat, suarasumut.com – Bupati Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Siregar telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2014 terkait prosedur permohonan informasi public tertanggal 20 Oktober 2014. Ironisnya, hingga saat ini para pejabat pengelola informasi dan dokumentasi di sejumlah SKPD masih gamang dan tak memahami fungsi dan perannya.

Investigasi suarasumut.com hingga Rabu (28/1), Pejabat Pengelola Infomasi dan Dokumentasi (PPID) dan PPID pembantu selalu menunjukan tidak memahmi prosedur yang ditetapkan oleh Perbup Nomor 38 Tahun 2014. Pasalnya, Perbup tersebut mewajibkan pemohon informasi public untuk mengisi formulir permintaan informasi dan formulir tanda bukti penyerahan informasi.

Lebih mirisnya lagi, atas 2 formulir yang wajib diisi oleh setiap pemohon informasi tak satupun diberikan kepada pemohon sebagai bukti telah mengajukan permohonan informasi maupun bukti telah menerima secara utuh informasi yang dimohonkan. Dalam hal ini, tentunya Perbup Nomor 38 Tahun 2014 tersebut tidak melindungi hak-hak setiap orang dan bahkan terkesan mempersulit hak permohonan informasi.

Sebagaimana yang terjadi di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Sekretaris bernama Agustina Harahap malah menerbitkan surat Nomor 800/1386/DPPKAD-I/2014 tertangal 18 November 2014 kepada pemohon informasi untuk mengisi formulir permohonan informasi, sementara surat permohonan keberatan permohonan informasi telah diajukan pada tanggal 13 November 2014.

Ketidak pahaman pelaksanaan Perbup Nomor 38 Tahun 2014 itu juga ditunjukan oleh staf Bagian Umum Sekretariat DPRD bernama Agustina Soraya yang mewajibkan pemohon informasi mengisi formulir permintaan informasi dan formulir tanda bukti penyerahan informasi. Hal mana, formulir tanda bukti penyerahan informasi seolah-olah diberikan pemohon informasi kepada PPID pembantu di Sekretariat DPRD. “Kalau tak mau mengisi kedua formulir itu, mari sini dokumennya (Prolegda T.A 2015,red),” kata Agustina Soraya dengan sikap keangkuhannya tanpa peduli hak pemohon untuk menerima tanda bukti permohonan informasi dan tanda bukti penerimaan informasi yang akan diisi juga ditandatangani.

PPID yang juga merupakan Kabag Humas Pemkab Labuhanbatu, Sugeng saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan prosedur permohonan informasi mendalihkan setiap pemohon diberikan bukti permohonan informasi dan bukti penyerahan informasi. Menurut Sugeng, bukti yang diberikan kepada pemohon berupa foto copy kedua formulir tersebut. “Ada tanda buktinya. Difoto kopi-lah,” kata Sugeng berdalih.

Ditanya tentang hard copy Perbup Nomor 38 Tahun 2014 tersebut, Sugeng mendalihkan telah diupload dalam website resmi Pemkab Labuhanbatu. Faktanya, setelah website http://labuhanbatukab.go.id dikunjungi, Perbup Nomor 38 Tahun 2014 itu tak ditemukan. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

OPD Pemkab Labuhanbatu Laksanakan Bhakti Sosial Ke Panti Asuhan

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Dalam rangka memperingati Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang ke-72 Tahun ...