Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Penggunaan Dana BOS SMA N 1 Kualuh Leidong Dipertanyakan

Penggunaan Dana BOS SMA N 1 Kualuh Leidong Dipertanyakan

Kualuh Leidong, suarasumut .com  –  Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA N 1 Kualuh leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara dipertanyakan oleh orang tua murid. Pasalnya pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah tidak pernah memberitahu atau melakukan rapat dan konsultasi kepada orang tua siswa mengenai penggunaan dana BOS.

Padahal sesuai petunjuk pelaksanaan dan teknis, penggunaan dana bos harus diketahui oleh wali murid dan juga melaksanakan rapat komite untuk menerangkan pengeluaran dana BOS . “Kita sangat menyayangkan dan mempertanyakan pihak Kepala Sekolah SMAN 1 Kualuh leidong dalam hal penggunana dana BOS di sekolah tersebut. Soalnya (kepala sekolah ) tidak pernah memberitahu atau mengundang kita dalam penggunaan dana bos ,” kata seorang wali murit SMA 1 Kualuh leidong yang tidak mau dituliskan, Selasa (21/9).

Menurut pengetahuan orang tua murid, pengunaan dana bos sesuai aturan harus diumumkan dan mengundang seluruhnya wali murid dengan melakukan rapat komite sehingga jelas arah pengunaan dana bos, sebab jika tidak di bicarakan dan tidak di ketahui oleh wali murid, berarti pengunaannya ada yang tidak beres oleh pihak sekolah. ”Ini dilakukan kepala sekolah selalu sendiri –sendiri, memutuskan penggunaan tanpa melakukan rapat wali murid ,”keluhnya menambahkan .

Menanggapi hal itu, Ketua LSM pemantau independen pelayanan masyarakat Indonesia (PIPMI) Kecamatan Kualuh leidong, Hasan angkat bicara, menjelaskan kalau tindakan Kepala Sekolah SMA 1 Kualuh leidong Zulkarnain Spd, sudah melanggar jukdis yang ditentukan dalam penggunaan dana bos. Sebab Mendikbud, telah mengucurkan dana untuk pendidikan baik dari tingkat SD sampai sekolah menengah atas (SMA ) melakukan penyaluran bantuan operasional sekolah (BOS) yang harus dibuat transparan, sebab menurut keterangan wali murid banyak warga miskin di bebankan biaya di sekolah SMA 1 Kualuh leidong, walaupun adanya bantuan dana Bos untuk SMA.

Masih dijelaskan Hasan, menghimbau kepada kepala sekolah SMA 1 Kualuh leidong Zulkarnain Spd untuk bisa melaksanakan aturan yang tertuang di Jukdis penggunaan dan BOS tersebut, karena masyarakat tidak bisa dibohongi lagi dalam menerima informasi.

Sementara Kepsek SMA 1 Kualuh leidong Zukarnain Spd, saat dijumpai wartawan di sekolah, beliau tidak ada dan saat ditanyakan ke salah satu guru menjelaskan kepala sekolah tidak masuk.(hs/ss/lu)

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...