Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pengemplangan BBM Marak Di Kota Sibolga, Aparat Penegak Hukum Diduga Tutup Mata

Pengemplangan BBM Marak Di Kota Sibolga, Aparat Penegak Hukum Diduga Tutup Mata

SIBOLGA, suarasumut.com – Salah satu aktivis dari “Negeri Berbilang Kaum “ Kota Sibolga yang menamakan diri Jaringan Anti Korupsi Sindikat Aparatur Negara Indonesia (JAKSANI), yang peduli akan pendapatan asli daerah Kota Sibolga, dimana pengelolaan dan pendapatan asli daerah dikelola aparatur pemerintah Kota Sibolga, seperti biro usaha swasta dan negeri.

LSM JAKSANI dalam tupoksinya sebagai lembaga sosial kontrol melakukan investigasi lapangan dan menemukan adanya indikasi permainan illegal yang dilakukan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggungjawab. Hal tersebut dibuktikan maraknya pengemplangan BBM dibeberapa titik Kota Sibolga .

Salah satu oknum pemain pengemplangan BBM dikota Sibolga diduga dari kalangan TNI di Kesatuan Polisi Militer (PM) yang berinisial ‘ A ‘ dan memiliki gudang penimbunan dan penyimpanan BBM disalah satu sudut yang berdekatan dengan perbatasan kota Sibolga. LSM JAKSANI melalui divisi investigasi dan pelaporan menyurati oknum TNI tersebut tentang klarifikasi Izin usaha BBM yang kegiatannya dilakukan lewat truk tangki.

Tujuan surat dimaksud untuk memastikan apakah gudang yang dimiliki dan atau ditempati dan dijadikan sebagai tempat transaksi dan pengemplangan, penyimpanan serta penimbunan BBM untuk mengetahui legalitas kegiatan dari usaha tersebut

Hingga berita ini diturunkan surat yang dilayangkan LSM JAKSANI tertanggal 03 juli 2014 yang tembusannya dilayangkan kepada aparatur Pemko Sibolga dan aparat penegak hukum di Kota Sibolga, seperti Walikota sebagai Kepala Daerah, Dinas Pelayanan perizinan terpadu selaku instansi yang mempunyai wewenang atas penerbitan izin, Kepala Kelurahan selaku perangkat pemerintah setempat, Kepala Pertamina Provinsi Sumatera utara CQ Depot Pertamina Sibolga selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN)dan Polres Sibolga selaku aparat penegak hukum, belum dibalas oleh oknum TNI(CPM) dengan alasan yang tidak jelas dan instansi terkait sebagai tembusan surat diduga tidak melakukan teguran ataupun merespon surat yang dilayangkan LSM JAKSANI.

Ketika awak media suarasumut.com melakukan konfirmasi kepihak terkait seperti Depot Pertamina Sibolga tidak dapat memberikan jawaban yang jelas.

“Kalau saya disini sebagai staff Admin General AFF & Security, jadi yang berhak menjawab itu adalah Kepala Depot selaku pimpinan, dan saudara selaku wartawan kan sudah tahu kalau pengemplangan dikota Sibolga sudah menjadi rahasia umum. Yang berhak menindak itu adalah pihak Kepolisian,”pungkas Rusman Tanjung selaku Staf Admin General AFF & Security kepada wartawan suara sumut.com dikantornya.

Dan disaat awak media ini juga melakukan konfirmasi kepada Kapolres Sibolga melalui Humas Polres Sibolga Ipda.R Sormin,S.Ag beliau mengatakan belum ada petunjuk dari pimpinan terkait adanya surat LSM JAKSANI yang masuk ke Polres Sibolga sebagai tembusan dan Humas Polres mengatakan , kalau Kapolres Sibolga sebagai pimpinan belum bisa diganggu atau dikonfirmasi karena beliau masih sibuk terkait dalam pengamanan Pilpres 9 juli 2014.(mh/ss/sb)

Lihat Juga

UNHAR: Workshop Penulisan Buku Ajar Bagi Dosen Fakultas Teknik Dan Komputer

Medan | suarasumut.com  –  Fakultas Teknik dan Komputer, Universitas Harapan Medan (UNHAR) mengadakan Workshop Penulisan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *