Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pengembangan RSUD Gunungsitoli Tunggu Penerbitan IMB

Pengembangan RSUD Gunungsitoli Tunggu Penerbitan IMB

Nias | suarasumut.com  —  Pelaksanaan pembangunan ruang perawatan untuk pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Kabupaten Nias tinggal menunggu penerbitan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari pemerintah Kota Gunungsitoli.

Untuk tahap pertama, dana pembangunan ruang perawatan RSUD Gunungsitoli yang berasal dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes-RI) tahun 2017 adalah sebesar Rp 42 milliar.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pelaksanaan pembangunan ruang perawatan pengembangan RSUD Gunungsitoli Jaya Mendrofa yang ditemui di RSUD Gunungsitoli, Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Rabu (8/2).

“Semua persyaratan untuk pelaksanaan lelang sudah selesai, dan berkasnya sudah kita serahkan kepada unit layanan pengadaan (ULP) untuk pelaksanaan lelang. Kita tinggal menunggu penerbitan surat IMB dari Pemko Gunungsitoli, karena lokasi bangunan di Kota Gunungsitoli. Pengajuan IMB sudah sejak Oktober 2016 yang lalu, dan saat ini sedang proses,”terang Jaya.

Menurut Jaya Mendrofa, dana yang diajukan dan disetujui oleh Kemenkes-RI untuk pembangunan pengembangan ruang perawatan RSUD Gunungsitoli seluruhnya adalah sebesar Rp 91,8 milliar. Dana tersebut dibagi sebanyak tiga tahap, dan untuk tahap pertama yang digelontorkan adalah sebesar Rp 42 milliar.

“Yang digelontorkan tahun ini adalah Rp 42 milliar dari Rp 91,8 milliar dana yang disetujui sesuai proposal Pemkab Nias kepada Kemenkes-RI. Dana yang Rp 42 milliar kita bagi menjadi dua paket pekerjaan. Paket pertama pembangunan ruang perawatan tiga lantai dengan dana Rp 7,1 milliar, dan paket kedua pembangunan struktur tahap I pembangunan ruang perawatan lima lantai dengan pagu dana Rp 33,6 milliar,”papar PPK.

Tidak lupa dia memberitahu, dalam pelaksanaan pembangunan ruang perawatan untuk pengembangan RSUD Gunungsitoli, mereka menggunakan tenaga ahli dari Polikteknik Negeri Medan, pakar konsultan pengawas dan direksi teknis.

Tujuan penggunaan tenaga ahli dari Polikteknik Negeri Medan, pakar konsultan pengawas dan direksi teknis, agar pembangunan ruang perawatan untuk pengembangan RSUD Gunungsitoli diawasi secara berlapis, sehingga mutu bangunan benar benar terjamin, dan dipastikan pembangunan tahap pertama bisa kelar akhir Desember 2017.(al/ss-gs)

Kata kunci terkait:
pemko gunungsitoli tidak keluarkan IMB RSUD gunungsitoli, RSUD Gunungsitoli Sumatera Utara, RSUD Gunungsitoli Sumatera Utara Indonesia

Lihat Juga

Sosialisasi Seleksi, Pembinaan Calon Anggota Polri, Polres Tapteng MoU Dengan Pemkab

Tapteng | suarasumut.com –  Melahirkan serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi muda Tapanuli ...