Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pengembangan Kesehatan Salah Satu Kebijakan Pembangunan Kota Gunungsitoli

Pengembangan Kesehatan Salah Satu Kebijakan Pembangunan Kota Gunungsitoli

Gunungsitoli | suarasumut.com  —   Pengembangan kapasitas layanan kesehatan yang terintegrasi menjadi salah satu arah kebijakan pembangunan Kota Gunungsitoli tahun 2019.

Secara umum, arah kebijakan pembangunan daerah Kota Gunungsitoli tahun 2019 difokuskan kepada peningkatan kapasitas pemanfaatan sumber daya pembangunan secara efisien dan efektif.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Gunungsitoli tahun 2018 di kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Rabu (4/4).

Selain pengembangan kapasitas layanan kesehatan, kebijakan pembangunan Kota Gunungsitoli juga fokus kepada peningkatan nilai tambah produk produk pertanian, perkebunan, peternakan, kelauatan dan perikanan berbasis jasa, perdagangan dan industri.

Pengembangan sistim pendidikan berkualitas, yang terintegrasi dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan kapasitas insfrastruktur dan prasarana wilayah serta pengembangan kapasitas tata kelola pemerintahan.

Pada pelaksanaan Musrenbang, Wali Kota juga mengingatkan jika Musrenbang Kota Gunungsitoli tahun 2018 pada hakekatnya merupakan upaya lebih lanjut penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap RKPD Kota Gunungsitoli tahun 2019.

“Kebijakan pemerintah tingkat atas serta pokok pokok pikiran DPRD, keseluruhannya digunakan sebagai bahan pemuktahiran RKPD Kota Gunungsitoli tahun 2019,” tegas Wali kota.

Maka menurut dia, musrenbang tahun ini merupakan forum strategis antar pelaku pembangunan, sehingga diharapkan bisa menjaga konsistensi usulan prioritas pembangunan sebagaimana telah disepakati bersama dalam berbagai forum penjaringan aspirasi masyarakat.

Dia juga mengakui jika secara umum kendala yang ditemui dalam penetapan prioritas program pembangunan adalah tingkat kesenjangan antara anggaran yang tersedia dengan kebutuhan yang sangat dinamis.

Untuk menyingkapi kondisi tersebut, diperlukan penajaman skala prioritas dan perencanaan yang terukur, karena mengingat tuntutan terhadap keadilan dan pemerataan pembangunan merupakan aspek yang wajib diimplementasikan secara arif , proposional dan mengutamakan kepentingan umum.(al/ss-gs)

Lihat Juga

Medan - Semenjak dibukanya proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) DPD RI dari Dapil Sumutera Utara yang akan maju pada Pemilu serentak tahun 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi, sudah ada tiga belas kandidat yang datang menyerahkan berkas syarat dukungannya. WTP Simarmata menyerahkan dukungan sebagai bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI di hari keempat dan pendaftar kesebelas di kantor Komisi Pemilihan Umum Sumut, Rabu (25/4/2018) yang diterima langsung oleh Komisioner KPU Sumut Dr Iskandar Zulkarnain WTP Simarmata mendaftarkan diri dengan didampingi Ketua Tim Ir Tumpal Simarmata dan sejumlah tim suksesnya dan simpatisan dimana terlebih dulu menandatangani pendaftaran. WTP Simarmata menyerahkan bukti dukungan fotokopi dukungan KTP masyarakat ke KPU Provinsi Sumut sebanyak 4671 lembar yang tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota. Penerimaan pendaftaran balon DPD ke KPU Sumut itu secara resmi sudah dibuka Ketua KPU Sumut Mulia Banurea. Usai dibuka selanjutnya dilakukan penyerahan berkas kepada KPU Sumut untuk dilakukan pemeriksaan persyaratan dukungan oleh tim yang dibentuk KPU Sumut. Usai mendaftar, WTP Simarmata mengatakan, dirinya optimis akan lolos sebagai peserta calon Anggota DPD RI Dapil Sumut. Bahkan niatnya maju anggota DPD RI tersebut lantaran mendapat dukungan dari tokoh-tokoh Agama, Akademisi, Organisasi dan Masyarakat. “Untuk menjalankan perjuangan ini, sambung WTP, pihaknya sudah membentuk tim pemenangan di setiap daerah kabupaten/kota dan termasuk tim penghubung (LO) yang tugasnya selalu memantau di KPU provinsi baik ada hal-hal kekurangan yang harus dilengkapi,” imbuhnya. WTP Simarmata juga meminta warga masyarakat untuk membantu KPU dalam mensosialisasikan Pemilu Damai sesuai perundang-undangan. Menurut Edward Hs. Siallagan, WTP Simarmata sebagai bakal calon anggota DPD RI karena sosok dan kualifikasi yang dimilikinya sangat dibutuhkan melihat situasi dan kondisi bangsa saat ini. "Disamping memang mendapat dukungan dari tokoh agama, akademisi, organisasi dan masyarakat agar dirinya mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk bangsa dan negara, khususnya Sumatera Utara, pungkas Sekjen DPP Punguan Siallagan Indonesia (Parsibor). Informasi yang diperoleh, sejauh ini sudah ada 13 balon DPD RI yang menyerahkan mandat ke KPU Sumut. Pengumuman penyerahan syarat dukungan balon DPD ini berdasarkan Peraturan KPU No.5/2018 sudah dibuka sejak 26 Maret-8 April 2018 di kantor KPU Sumut. Sedangkan dari tahapan yang sudah berlangsung, pada 22 April-26 April 2018 sudah harus menyerahkan dokumen syarat dukungan sebagai balon anggota DPD RI. Turut ikut Ketua Umum DPD Punguan Siallagan (Parsibor) Kota Medan Sekitarnya, Raswin Siallagan, S.Sos, Drs Saragi Simarmata MM Sekretaris Punguan Simataraja Kota Medan sekaligus Calek DPRD Kota Medan Dapil 3 (Medan Tembung, Medan Perjuangan dan Medan Timur) dari Partai Nasdem. Pengurus DPP Punguan Simataraja Indonesia diantaranya, John Wenson Simarmata, Rinton Simarmata, Richard Simarmata, Dosi Raja Simarmata, Lazarus Bona Simarmata, Abdon Simarmata STh dan Uba Simarmata. (js)

Korem 023/KS Gelar Samapta Periodik Semester Satu

Sibolga | suarasumut.com  –  Prajurit Korem 023/KS sedang melaksanakan samapta periodik semester satu di lapangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *