Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pencanangan Gerakan Perbaikan Irigasi, Bupati Soekirman: Jaga dan Besarkan Saluran Irigasi Untuk Peningkatan Hasil Produksi Pertanian

Pencanangan Gerakan Perbaikan Irigasi, Bupati Soekirman: Jaga dan Besarkan Saluran Irigasi Untuk Peningkatan Hasil Produksi Pertanian

Sergai, suarasumut.com – Dalam rangka pengembangan jaringan irigasi untuk meningkatkan hasil produksi pertanian yang kini dicanangkan oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesi (Kementan RI), Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) melaksanakan peletakan batu pertama pencanangan gerakan perbaikan irigasi pada Kamis (29/1) di Dusun IV Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengkudu.

Peletakan batu pertama langsung dilakukan oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang datang beserta rombongan dari jajaran Pemkab Sergai dengan mengendarai sepeda motor. Dalam acara tersebut turut juga dihadiri Kadis Pertanian Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Ir. H. M. Roem M.Si, Kepala Bakorlu Pertanian dan Perikanan Provsu Ir. Bonar Sirait M.Si, Kadis PSDA Provsu Ir. Dinsyah, Kepala Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STTP) Medan, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provsu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Provsu, mewakili Dandin 0204 DS Kasdim Thamrin Hasibuan, Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj Marliah Soekirman, Kadis Tanak Ir. H. Safaruddin, Kadis Bina Marga Drs. Darwin Sitepu, Kadis PSDA Ir. Prihatina, Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala, Camat Teluk Mengkudu Misran SE, Camat Serba Jadi Drs. Nasrudin Nasution, Camat Bintang Bayu Drs. Sariful Azhar, Muspika Kecamatan, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Kades, Perhiptani, Gabungan Perkumpulan Petanian Pemakai Air (GP3A), P3A, Kelompok Tani Sentang Jaya, P2A Sri Rezeki serta ratusan masyarakat dari berbagai kelompok tani lainnya.

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dalam paparannya mengemukakan bahwa di Kabupaten Sergai salah satunya di Desa Pematang Guntung ini masih banyak terdapat jaringan irigasi yang kurang berfungsi, sehingga harus dinormalisasi kembali untuk menjadikan irigasi yang dapat mencakup pengairan diareal persawahan. Selain itu hendaknya beberapa aspek lainnya adalah dengan memperhatikan debit maupun kecepatan air yang mengalir serta luasnya lahan. Jadi jika semua tersebut dapat terpenuhi maka keberhasilan panen dipastikan lebih maksimal.

Sehubungan dengan program pencanangan Infrastruktur, Maritim, Energi dan Pangan (IMEP) oleh Presiden RI Joko Widodo, Bupati Soekirman berujar bahwa Kabupaten Sergai sekarang ini telah berupaya meningkatkan bahan pangan bagi masyarakatnya. Dengan adanya petugas Babinsa dan penyuluh lapangan (PPL) harus bersinergi dengan melaksanakan latihan, kunjungan, koordinasi dan supervisi (lakukorsi). Dalam satu tujuan untuk bersama-sama menjaga dan membesarkan saluran irigasi untuk peningkatan hasil produksi pertanian.

Mengakhiri sambutannya Bupati Soekirman berharap setelah peletakan batu pertama ini, pembangunan pertanian di Kabupaten Sergai dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi serta daya saing produk pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan.

Sebelumnya Kadis Pertanian Provsu Ir. H. M. Roem M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Sergai merupakan kabupaten pertama di Provsu yang melakukann peletakan batu pertama pencanangan gerakan perbaikan irigasi. Saat ini Pemerintah telah mencanangkan swasembada pangan sampai periode tiga tahun kedepan. Upaya pencapaian tersebut harus dibarengi kerja keras dan didukung dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan luas tanam maupun produktivitas, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian.

Pada tahun 2015 ini pemerintah telah mengalokasikan kegiatan yang memfokuskan kepada pengembangan jaringan irigasi, optimasi lahan serta pengembangan alat mesin pertanian. “Untuk itu kegiatan gerakan perbaikan irigasi yang kita lakukan saat ini merupakan salah satu gerakan yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut gerakan kerjasama antara Pemkab Sergai dengan Dandim maupun Stakeholder setempat,” jelas Kadis M. Roem.

Sementara Kepala Bakorlu Pertanian dan Perikanan Provsu Ir. Bonar Sirait M.Si mengutarakan untuk pembangunan infastruktur pertanian harus didampingi dan dikawal sekaligus bekerjasama dengan TNI dilapangan. Untuk itu jajaran Pemerintahan hendaknya harus lebih dekat dengan masyarakat, hal ini dilakukan agar aparatur Pemerintahan mengetahui persoalan-persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. Sedangkan untuk urusan pangan Kabupaten Sergai merupakan salah satu sentra pangan di Provinsi Sumut. Dengan demikian produksi pertanian terutama beras harus lebih ditingkatkan.

Disela-sela acara dilakukan penyerahan mesin pertanian berupa pompa air dua unit dari Gubernur Sumut kepada Kelompok Tani Sentang jaya dan P2A Sri Rezeki.

Tinjau irigasi kurang berfungsi

Usai melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan irigasi, Bupati Soekirman beserta rombongan menyambangi Dusun Kampung Mesin Desa Sei Rejo dan Desa Pelintahan Kecamatan Sei Rampah. Di kedua Desa tersebut Bupati Sergai melihat secara langsung kondisi irigasi yang kurang berfungsi sehingga tidak layak untuk dijadikan pengairan di areal persawahan.

Bupati Soekirman juga menghimbau kepada seluruh SKPD terkait agar melakukan koordinasi pada instansi maupun stake holder terkait demi perbaikan saluran irigasi dan keberhasilan panen padi.(pu/ss/sbg)

Lihat Juga

Bupati Taput Resmikan Listrik Tenaga Turbin Di Desa Lobusihim Kecamatan Simangumban

Taput | suarasumut.com  –  Usai sambut Kunjungan Presiden RI Joko Widodo, pada malam harinya Bupati ...