Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Pencanangan Gerakan Pelestarian Tanaman Pandan, Bupati : Kembangkan Produk Kerajinan Untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Pencanangan Gerakan Pelestarian Tanaman Pandan, Bupati : Kembangkan Produk Kerajinan Untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Sergai, suarasumut.com – Menyongsong pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mengharuskan kita mempersiapkan diri baik sumber daya manusia maupun produk dan komoditi yang mampu bersaing. Produk kerajinan merupakan produk prioritas dari 22 produk yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perindustrian RI untuk dikembangkan karena memiliki peluang eksport.

Di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) produk kerajinan yang sudah mendapat tempat di pasar nasional dan sangat berpotensi untuk dikembangkan adalah anyaman pandan.

Hal ini dikemukakan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman saat memberikan arahan dan bimbingan saat mencanangkan Gerakan Pelestarian Tanaman Pandan di halaman Kantor Desa Besar II Terjun Kecamatan Pantai Cermin, Jumat (31/10).

Turut hadir Ketua Dekranasda Sergai Ny. Hj. Marliah Soekirman, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala SKPD, Muspika dan Ketua TP. PKK Pantai Cermin, Pengurus Dekranasda Kabupaten, Kades dan PKK Desa, para pengerajin anyaman serta undangan.

Lebih lanjut disampaikan anyaman pandan di Kabupaten Sergai bukan hanya produk, namun juga mengandung nilai budaya lokal. Dari pandan bukan hanya dapat dibuat tikar saja tetapi bermacam-macam produk dengan keunikan dari seni budayanya dan sangat ramah lingkungan, ujar Bupati Sergai.

Dengan adanya budi daya pandan ini diharapkan usaha industri rumah tangga pengerajin anyaman pandan dapat terus dikembangkan, karena dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat. Untuk itu H. Soekirman berharap Dekranasda Sergai terus membimbing dan membina para pengerajin agar menghasilkan produk yang menunjang ekonomi kreatif.

Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia Kadis Perindagsar Drs. H. Rifai Bakri Tanjung melaporkan bahwa kegiatan ini untuk mengembangbiakkan tanaman pandan yang merupakan bahan baku kerajinan anyaman pandan. Karena kerajinan anyaman ini sudah sangat dikenal ditingkat nasional dan memiliki peluang eksport yang besar, sedangkan ketersediaan bahan baku semakin langka.
Bibit pandan sebanyak 1.000 pohon akan diserahkan ke Desa Besar II Terjun, Kwala Lama, Pantai Cermin Kiri dan Desa Pantai Cermin Kanan di Kecamatan Pantai Cermin serta Desa Lubuk Bayas dan Desa Sei Nagalawan di Kecamatan Perbaungan.

Sementara itu Kades Besar II Terjun Sulaiman Syah mengucapkan selamat datang kepada Bupati Sergai Soekirman dan menyampaikan bahwa tanaman pandan semakin langka dikarenakan alih fungsi lahan. Untuk itu direncanakan akan dilakukan penanaman pandan disepanjang bantaran Sei Ular, disamping untuk mengembangbiakkan tanaman pandan juga mencegah erosi.

Sebelumnya, Selasa (28/10), Ketua Dekranasda Sergai Ny. Hj. Marliah Soekirman membuka secara resmi berbagai pelatihan bagi parapengerajin. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Kantor Dekranasda Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan.

Pelatihan yang dilaksanakan sejak tanggal 27-29 Oktober 2014 ini terdiri dari pelatihan membuat accesories, kerajinan berbahan pandan dan enceng gondok, pengembangan motif bordir dan pelatihan pengolahan kerajinan dari bahan sampah organik serta diikuti100 pengerajin.(pu/ss/sbg)

Kata kunci terkait:
rifai bakri tanjung, tradisi di kota negeri lama kabupaten labuhan batu

Lihat Juga

Walikota Sibolga Lantik 9 Pejabat Eselon II Dan Kepala PDAM Tirta Nauli

SIBOLGA | suarasumut.com  –  Walikota Sibolga, Drs.HM.Syarfi Hutauruk,MM, lantik sembilan pejabat Eselon II dilingkungan Pemko ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *