Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pemuda Muhammadiyah Sebagai Calon Pemimpin Persyarikatan Harus Bebas Narkoba

Pemuda Muhammadiyah Sebagai Calon Pemimpin Persyarikatan Harus Bebas Narkoba

Medan | suarasumut.com  –  Beri aku 10 pemuda maka aku akan mengguncang dunia. Istilah yang dipopulerkan oleh Presiden RI pertama, Bung Karno, ini sangat menggugah semangat pemuda. Lalu pemuda seperti apa yang bisa mengguncang dunia seperti yang dikatakan dalam istilah tsb? Pemuda yang dimaksud adalah pemuda yang berkarakter, berkapasitas, dan berdaya saing.

Berkarakter itu berarti beriman, bertakwa, berakhlak mulia, demokratis, dan bertanggung jawab, sehat Jasmani , cerdas, kreatif, inovatif dan mandiri. Hal tersebut disampaikan oleh Drs. H. Makruf, MM selaku Ketua Muhammadiyah Cabang Sidorame Barat yang didampingi Ketua Pemuda Muhammadiyah Cabang Sidorame Barat Untung Suropati, S.Pd di Mesjid Muhammadiyah dalam kegiatan penyuluhan masyarakat Anti Narkoba oleh Angkatan Muda Muhammadiyah dan BNN sumut Bapak Kombes Bambang Setiawan di Kelurahan Sidorame Barat Kecamatan Medan Perjuangan Jl. Pelita II, Jum’at (5/2).

Untuk jadi pemimpin seorang pemuda harus punya niat, nilai integritas, pengetahuan, jaringan, dan yang terakhir harus punya nyali. Pemuda Muhammadiyah diharapkan menjadi garda terdepan dalam pembangunan karakter bangsa. Selain menjadi kaum intelektual, Pemuda Muhammadiyah juga harus turut melawan budaya korupsi dan pemberantasan narkoba demikian Tegas Untung dalam sambutannya.

Sementara itu, Kombes. Pol. Drs. Bambang Setiawan selaku pemateri dari BNN Provinsi Sumatera Utara mengatakan, untuk jadi pemimpin, seorang pemuda Muhammadiyah, harus bisa menghindari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan menjalani gaya hidup sehat dan melakukan berbagai upaya pencegahan dengan kegiatan-kegiatan positif. “Jangan sampai pemuda Muhammadiyah terjebak dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,”tegasnya.

“Upaya penanggulangan dan pencegahan kejahatan narkoba ini memerlukan pendekatan integral dikarenakan hukum pidana tidak akan mampu menjadi satu-satunya sarana dalam upaya penanggulangan kejahatan narkoba yang begitu komplek dan terjadi dimasyarakat. Berbagai upaya preventif dengan pendekatan agama, pendidikan, sosial budaya dan ekonomi perlu untuk dimaksimalkan dibandingkan pendekatan hukum, karena lebih bersifat represif,”jelas Kombes dalam paparanya.

Acara ini juga dihadiri Kandidat Pemuda Muhammadiyah Kota Medan Partaonan Harahap, ST, Forum Lintas Cabang Musahar Sikumbang, Sundus, Amnur Rifai, Rasyid, Syafrudi, Gani, Pemuda Muhammadiyah Tegel Rejo Ilham, S.Pd.I, Remaja Mesjid Mesjid Taufik, Ikatan Pelajar Medan Kota dan acara ini di ikuti 100 orang pelajar dan pemuda.(rl/ss/md)

,

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...