Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pemko Tebingtinggi Bangun 500 Unit Rumah Keluarga Kurang Mampu

Pemko Tebingtinggi Bangun 500 Unit Rumah Keluarga Kurang Mampu

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah bagi keluarga kurang mampu milik Suparno di Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, yang masuk dalam program fasilitasi dan stimulasi, Rabu (30/3/2016).

Umar menyampaikan, manusia hidup banyak memerlukan berbagai kebutuhan dan yang utamnya adalah butuh makan. Menurutnya, untuk masalah makan pemerintah menyiapkan bantuan melalui pemberian beras miskin (raskin) kepada warga yang kurang mampu.

Kebutuhan lainnya adalah sandang dan rumah untuk bertempat tinggal yang layak huni dan memenuhi standar kesehatan. Umar menuturkan, pemerintah telah menyiapkan berbagai program bantuan penyedian perumahan, diantaranya melalui fasilitasi dan stimulasi pembangunan perumahan masyarakat kurang mampu.

“Ada juga bantuan perbaikan Rumah Aladin, bedah rumah dan bagi yang belum memiliki rumah dapat tinggal di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kecamatan Padang Hilir. Semua program yang dibuat pemerintah tersebut untuk masyarakat Indonesia agar hidup lebih layak dan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan warga,”ujar Umar.

Dikatakannya di Tebingtinggi sudah ada 1.500 unit rumah yang memperoleh bantuan, dan tahun ini memperoleh tambahan 500 unit rumah. Umar menuturkan, semua itu upaya Pemko Tebingtinggi untuk mengentaskan kemiskinan di daerah itu, sehingga warga kurang mampu dapat mempunyai rumah layak huni dan sehat.

“Rumah yang sehat tersebut memerlukan jendela yang besar dan banyak hingga sinar matahari bisa masuk, serta sirkulasi udara lebih baik, sehingga penghuninya merasa lebih nyaman dan lebih bersemangat,”sebut Umar.

Kadis Sosial dan Tenaga Kerja (Kadisosnaker) Syaiful Fachri dalam lapornanya menyatakan, bantuan yang diberikan dalam bentuk bahan bangunan dan upah tukang Rp 3 juta dan dipotong pajak 6 persen, sehingga diterima Rp 2.820.000.-

Syaiful menginformasikan, dari hasil pendataan rumah tidak layak huni Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Tebingtinggi terdiri dari rumah sendiri di atas tanah sendiri sebanyak 990 unit, rumah sendiri di atas tanah warisan (hibah) 457 unit, rumah sendiri di atas tanah sewa 112 unit, rumah sewa di atas tanah sewa 403 unit dan rumah sendiri di atas tanah negara 25 unit.

Bantuan fasilitasi dan stimulasi pembangunan perumahan masyarakat kurang mampu di Kota Tebingtinggi yang ditampung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 sebanyak 100 unit.(ag/ss-tt)

Lihat Juga

Potensi Pasar Kentang Goreng Indonesia, Belgia Lirik Indonesia Sebagai Pasar Ekspor Utama Di Asia Tenggara

Jakarta | suarasumut.com – Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun ...