Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pemko Gunungsitoli Gusur Bangunan Liar Di Eks Terminal Gunungsitoli

Pemko Gunungsitoli Gusur Bangunan Liar Di Eks Terminal Gunungsitoli

Gunungsitoli | suarasumut.com — Pemerintah Kota Gunungsitoli menggusur seluruh bangunan liar dan bangunan milik pemerintah yang berada di dalam komplek eks terminal Gunungsitoli, Jalan Diponegoro, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Jum’at (10/3).

Penggusuran yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua didampingi Wakil Wali Kota Gunungsitoli Sowa,a Laoli, SE, M.Si dan Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH berjalan lancar tanpa perlawanan.

Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua yang ditemui saat penggusuran mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut mendukung penggusuran bangunan liar di dalam komplek eks terminal Gunungsitoli.

Menurut Wali Kota, selama ini komplek eks terminal Gunungsitoli telah disalahgunakan masyarakat, sehingga sampah menumpuk dan menjadikan Kota Gunungsitoli kumuh dan orang luar enggan ke Kota Gunungsitoli.
“Hari ini kita bersihkan, dan sebelumnya telah kita awali dengan sosialisasi selama sebulan dengan siaran keliling.

Namun masih ada saudara saudara kita yang terlambat membongkar bangunannya, tetapi ada juga yang sadar dan mengambil inisiatif sendiri melakukan pembongkaran,” terang Lakhomizaro.

Kepada media, Wali Kota memberitahu, Pemko Gunungsitoli telah membuka pasar baru, dan terminal telah dipindahkan di Desa Faekhu, Kecamatan Gunungsitoli Selatan. Warga yang sebelumnya tinggal di komplek eks terminal dipindahkan dan diajak untuk berjualan di komplek terminal Gunungsitoli yang terletak di Desa Faekhu.

Bangun Pusat Perbelanjaan Dan Hotel

Sebelum meninggalkan komplek eks terminal Gunungsitoli, Wali Kota Gunungsitoli mengungkapkan, pemko Gunungsitoli akan mendesain dan membangun pusat perbelanjaan (Mall) dan Hotel di lokasi tersebut. Tujuannya, supaya Kota Gunungsitoli sama seperti Kota lainnya yang memiliki pusat perbelanjaan modern.

Dia juga mengimbau masyarakat yang sebelumnya tinggal di dalam komplek eks terminal Gunungsitoli pindah ke tempat yang sudah disedialkan, dan tidak melanggar aturan aturan yang sudah ada.

“Yakin saya, kalau kita semua kompak untuk membangun Kota Gunungsitoli, maka Kota Gunungsitoli akan setara dengan kota kota lainnya,” ujar Wali Kota.

Di tempat yang sama, Nansi boru Tompul alias Ina Ari yang bangunannya ikut dibongkar, mengakui jika mereka sudah di data sebelumnya dan telah di alokasikan ke terminal Faekhu.

“Memang kami sudah didata dan kami rela bangunan kami dibongkar. Tetapi kami berharap Pemerintah memberikan kami lokasi untuk berjualan. Kami sudah meninjau lokasi yang dianjurkan atau di terminal Faekhu, tetapi disana masih belum ada bangunan untuk kami tempati, “ tutur Nansi boru Tompul.(al/ss-gs)

Kata kunci terkait:
kantor desa Faekhu, pemkot gusit gusur terminal

Lihat Juga

452 Pramuka Ikuti Perkemahan Internasional 2017 Di Malaysia

JAKARTA | suarasumut.com  –  Sebanyak 452 anggota Gerakan Pramuka akan mengikuti Perkemahan Internasional di Selangor, ...