Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Binjai ›› Pemko Belum Serahkan Buku Induk, DPRD Binjai “Nekad” Tunda Pembahasan Buku R-APBD 2018
Ket Foto : Rapat pembahasan buku R-APBD Binjai tahun 2018, antara pihak legislatif Komisi C DPRD Binjai dengan eksekutif Dinas Pendidikan Binjai di hentikan Pansus DPRD Binjai.
Ket Foto : Rapat pembahasan buku R-APBD Binjai tahun 2018, antara pihak legislatif Komisi C DPRD Binjai dengan eksekutif Dinas Pendidikan Binjai di hentikan Pansus DPRD Binjai.

Pemko Belum Serahkan Buku Induk, DPRD Binjai “Nekad” Tunda Pembahasan Buku R-APBD 2018

Binjai | suarasumut.com  –  Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai nekat menunda pembahasan buku Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Binjai tahun 2018, Senin (11/12) sekira pukul 15.50 Wib sore sampai batas waktu tidak ditentukan.

Pantauan media diruang rapat paripurna DPRD Binjai, saat pihak Komisi C DPRD Binjai Tim 3, dipimpin Ketua Tim T.Matsyah dari Fraksi Nasdem menggelar rapat dengan pihak Dinas Pendidikan yang dihadiri Kadisnya Janu Asmadi. Tiba-tiba Ketua Pansus DPRD Binjai Irfan Ahmadi Fraksi Hanura meminta rapat dihentikan atau ditunda. Pada hal saat itu SKPD Pemko Binjai dari Bagian Pengram sudah hadir menunggu giliran untuk rapat dengan tim 3.

Sebelumnya pihak Komisi B DPRD Binjai dipimpin Ketua Jonita Agina Bangun Hanura selaku Tim II juga menunda rapatnya dengan pihak RSU dr Djoelham Binjai. Penundaan pembahasan ini disebabkan pihak RSU dr Djoelham Binjai yang datang dengan Direktur RSU dr Djoelham Dr Sugianto datang ke DPRD Binjai hanya membawa dua buku RKA ( rencana kerja anggaran). Seharusnya pihak RSU dr Djoelham Binjai harus membawa 8 buku RKA untuk dibahas.

“Kita terpaksa menunda rapat pembahasan dengan pihak RSU dr Djoelham Binjai takut terjadi hal-hal yang tidak dinginkan dikemudian hari,”kata Ketua Komisi B DPRD Binjai.

Langkah yang dilakukan oleh Ketua Komisi B DPRD Binjai ini juga didukung oleh anggota Njoroken Pelawi Demokrat, Nora Golkar, Tini Golkar, Suharjo PKS dan Irhamsyah Pohan PPP sementara Edi Putra Nasdem ada rapat diruang lain.

Sedangkan pihak Komisi A DPRD Binjai Tim I dipimpin Syarief Sitepu membahas buku R-APBD Binjai 2018 dengan pihak Sat Pol PP Binjai yang dihadiri Kasat Pol PP Binjai Soegiono.

Terkait penundaan tersebut Ketua Pansus DPRD Binjai Irfan Ahmadi ketika dikondirmasi wartawan di DPRD Binjai mengatakan bahwa penundaan dilakukan karena pihaknya belum menerima buku induk dari Pemko Binjai. ” Kita tunda sampai batas waktu tidak tertentu,”jelas Irfan Ahmadi.

Sumber menyebutkan bahwa sebelumnya pihak Pemko Binjai janji akan mengantar buku induk R-APBD ke DPRD Binjai namun setelah ditunggu –tunggu tidak juga datang maka pihak DPRD Binjai mengambil langkah tegas menunda pembahasan.

Di sisi lain tampak pihak Dinas PU Binjai yang sudah hadir yakni Kadis Ir Elvi, Kabid Pengairan Ahmad Heriansyah Siregar (Boy), Kabid Bina Marga Kuspianto, Kabid Cipta Karya Rido dan Fatta yang sebelumnya menunggu jadwal rapat dengan pihak Komisi C DPRD Binjai Tim 3 terpaksa balik arah karena pihak DPRD Binjai menunda pembahasannya saat itu. Begitu juga dengan pihak Distarukim Binjai.

Sampai berita ini dikirim redaksi pihak DPRD Binjai masih menunggu kedatangan buku induk dari Pemko Binjai dan belum melanjutkan pembahasan dengan SKPD Binjai , ( TS/OP/timsus Binjai )

Ket Foto : Rapat pembahasan buku R-APBD Binjai tahun 2018, antara pihak legislatif Komisi C DPRD Binjai dengan eksekutif Dinas Pendidikan Binjai di hentikan Pansus DPRD Binjai.

Lihat Juga

Brakk!!! Mega Pro vs Vario, Satu Tewas, Satunya Lagi Kritis

TAPTENG | suarasumut.com  –  Lakalantas antara Mega Pro Bk 5800 ZAD vs Vario BB 5440 ...