Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Pemkab Labura Gelar Pencoklitan Data Kependudukan Dan Pencatatan Sipil

Pemkab Labura Gelar Pencoklitan Data Kependudukan Dan Pencatatan Sipil

LABURA | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara menggelar Musyawarah Pencocokan Dan Penelitian (Pencoklitan) Data Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang langsung dibuka oleh Bupati Labuhanbatu Utara H Kharuddin Syah SE di Grans Hotel Labura Aekkanopan, Senin (15/8).

Pada acara tersebut Bupati H Kharuddin Syah SE menegaskan, setiap kepala desa/kelurahan untuk melakukan pelaporan pencatatan kematian yang semula menjadi kewajiban penduduk, diubah menjadi kewajiban kepala desa secara berjenjang untuk melaporkan kematian setiap warganya yang meninggal, ke instansi pelaksana.

Selain itu masa berlaku nya eKTP yang semula 5 tahun menjadi seumur hidup sepanjang tidak ada perubahan elemen data dalam eKTP. Tentang adanya stelsel aktif, yang bermakna pelayanan administrasi kependudukan bukan hanya menunggu masyarakat pemohon ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sekarang pemerintah melalui petugas harus melakukan pola jemput bola atau pelayanan keliling, dan lainnya. Hal itu sesuai dengan UU Nomor 24 tahun 2013 penyempurnaan dari UU Nomor 23 tahun 2006 sehingga beberapa hal mendasar yang dapat mempermudah masyarakat lembaga pengguna dan masyarakat.

Sebelumnya Bupati mengatakan, untuk memahami musyawarah kebijakan kependudukan dan pencatatan sipil yang dilaksanakan itu, merupakan momentum yang cukup penting, mengingat masih belum tercapainya tertib administrasi yang diharap kan. Dan sebagian besar masyarakat masih belum paham arti pentingnya dokumen/data kependudukan, untuk kesadaran masyarakat memiliki dokumen kependudukan masih kurang.

“Yang terpenting dukungan yang penuh dari pemerintah sebagai bentuk kepedulian, hal ini di buktikan dengan disahkannya UU Nomor 24 tahun 2013  tentang Administrasi kependudukan. Yang menjadi pertanyaan bagi kita semua, apakah data informasi diyakini kebenaran dan kevalitan datanya, untuk mengatasi itu semua dalam melaporkan mendaftarkan data penduduk, haruslah dengan benar dan sesuai dengan prosedur karena dalam kenyataan masih di temui perbedaan nama, tempat tanggal lahir dan lain sebagainya , maka diharapkan kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik dengan mengoptimalkan seluruh kemampuan yang ada, dengan selalu memotivasi masyarakat,”tegas Bupati.

“Sambil menunggu kebijakan nasional tahun 2016 ini telah keluar Permendagri Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA) kebijakan administrasi itu sudah kita rasakan mamfaat nya,”tambahnya.

Untuk mewujudkan data kependudukan yang handal, perlu penyempurnaan berkelanjutan yang berkaitan dengan kebijakan kependudukan dan pencatatan sipil ini ditujukan untuk memberikan kepuasan bagi pengguna.

Dalam Acara tersebut di hadiri Dinas Catatan Sipil , para Camat dan Lurah/Kepala Desa se-Labura.(hm/ss-lu)

Kata kunci terkait:
Jadwal catatan sipil labura

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...