Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Dairi ›› Pemkab Dairi Akan Bangun Taman Eden Dikawasan TWI

Pemkab Dairi Akan Bangun Taman Eden Dikawasan TWI

Dairi, suarasumut.com – Pemkab Dairi akan membangun Taman Eden di Kawasan Taman Wisata Iman(TWI) Desa Sitinjo,kecamatan Sitinjo,dairi.Taman Eden dibangun sebagai kawasan wisata rohani umat Nasrani yang mengadakan kegiatan kerohanian dengan memedomani Firman Tuhan yang terdapat dalam Al Kitab yakni, “Usahai dan lestarikan bumi” (Kejadian: 2;15). Dan juga di Taman Eden awal mulanya dosa Manusia.

‘’Namun ini masih wacana namun kita sudah menurunkan Konsultan dari Medan untuk meninjau langsung ke lokasi Pembuatan Taman Eden di TWI. Proyek ini memerlukan biaya yang sangat besar, perkiraan kami dana nya mencapai Rp 13 Milliar sampai Rp 15 Milliar’’ujar Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Drs Leonardus Sihotang, ditemui suara sumut, Jumat (10/10).

Kalau dari APBD Dairi mungkin tidak cukup karena menyerap anggaran sampai puluhan milliar, dan kami sudah mencoba melobby ke Propinsi dan Pusat. Dantidak menutup kemungkinan melibatkan pihak swasta apabila Pemerintah Provsu dan Pemerintah Pusat tidak menyetujui anggaran dalam pembangunan wisata taman eden. “Jika tujuannya membangun dan membuat destinasi tersebut punya nilai lebih saya pikir tidak ada salahnya,” kata Leo

Menurutnya, selama ini kecenderungan pengelolaan destinasi tidak maksimal ditangan pemerintah daerah. Selain karena anggaran yang minim juga terkait SDM dari pengelolanya.

Saat ditanya tentang pelayanan, Leo berjanji akan meningkatkan pelayanan di dua objek wisata andalan daerah itu untuk menarik minat wisatawan. Dua objek wisata andalan Dairi itu lokasi wisata religius Taman Wisata Sitinjo (TWI)Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo serta wisata air Danau Toba pantai Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Dairi.

“Akan ditingkatkan pelayanannya guna menarik minat para wisatawan berkunjung ke daerah itu sebagai salahsatu upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata,” jelasnya

Leonardus mengatakan, di lokasi TWI misalnya, jika selama ini pengunjung kurang mendapat perhatian mulai dari hal terkecil seperti mengarahkan parkir, memandu pengunjung hingga menunjukkan lokasi kamar kecil, maka ke depan akan disiapkan petugas mengarahkan pengunjung untuk memberikan pelayanan terbaik.

Kemudian, pembenahan infrastruktur jalan di sekitar lokasi serta menambah wahana bermain bagi anak-anak salahsatu yang akan dilakukan untuk menarik minat masyarakat datang kesana. Dia juga menyebutkan, jika dana APBD memadai dan mendapat bantuan donasi dari pihak swasta maupun masyarakat, saat ini lagi dilakukan survey untuk perencanaan pembangunan lokasi dimana awal mula jatuhnya manusia ke dalam dosa atau disebut Taman Eden.

“Program itu untuk menambah destinasi wisata di lokasi TWI dimaksud. Namun, untuk saat ini baru dilakukan penghitungan dengan mendatangkan konsultan untuk menghitung biaya yang harus disiapkan. Untuk saat ini, kita akan membenahi yang ada sekarang dulu termasuk SDM petugas di sana supaya bisa memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung di lokasi wisata religious yang sudah mendunia tersebut,” sebut Leonardus

Sedangkan untuk lokasi wisata air Danau Toba tepatnya di pantai Silalahi, Leonardus menyebutkan, juga akan mendorong pengusaha lokal seperti pemilik penginapan atau hotel, rumah makan, restoran maupun pengus aha café untuk melakukan pembenahan guna menarik pengunjung sehingga usaha di sana bisa berkembang.

Ia menjelaskan, penetapan kawasan Danau Toba sebagai Geopark Kaldera Toba oleh Unesco, merupakan kesempatan bagi Dairi untuk menjual situs – situs bersejarah sebagai potensi wisata yang akan dijual ke masyarakat luas di dunia.

“Karena di Kecamatan Silalahi terdapat banyak potensi wisata yang layak kita promosikan seperti Aek Sipaulak Hosa (air pelepas dahaga), Batu Sigadap (batu penghakiman), serta banyak lagi situs bersejarah lainnya. Namun untuk mewujudkan itu, kita harapkan adanya dukungan dari para tokoh-tokoh pemangku adat di sana nantinya,” kata Leonardus.

Sedangkan dari sisi budaya banyak juga yang akan digali untuk menarik wisatawan hanya saja butuh dukungan semua pihak. Dia berharap melalui sektor pariwisata maupun budaya bisa menghasilkan PAD yang besar untuk membangun kabupaten itu.(vd/ss/dr)

Kata kunci terkait:
gambar taman eden sitinjo, hutajulu taman eden, taman eden di dairi

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.