Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Pemeriksaan Penggunaan Dana BOS Di Labuhanbatu Hanya “Kedok”

Pemeriksaan Penggunaan Dana BOS Di Labuhanbatu Hanya “Kedok”

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemeriksaan internal dalam penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2015 oleh Inspektorat Labuhanbatu terhadap Kepala Sekolah (Kasek) selaku penerima dana BOS di Kecamatan Bilah Hilir hanya formalitas sebagai memenuhi peraturan. Pasalnya, meskipun telah dilakukan pemeriksaan internal penggunaan dana BOS setiap tahun oleh Inspektorat namun, penggunaan dana BOS di Labuhanbatu tidak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) tetap berlangsung hingga sampai saat ini.

Kasek SMPN 3 Bilah Hilir Risman Saragi saat ditemui, beberapa waktu lalu usai diperiksa oleh Inspektorat mengatakan pemeriksaan penggunaan dana BOS hanya adminitrasi. Dia menyarankan agar mempertanyakan langsung kepada pemeriksa. ”Tanya saja sama Inspektorat”ungkapnya.

Ketua Tim pemeriksaan internal Inspektorat Labuhanbatu Usman Nasution mengakui bahwa melakukan pemeriksaan internal penggunaan dana BOS terhadap para Kasek yang di sentralkan di kantor UPT Pendidikan Kecamatan Bilah Hilir. Namun, Usman menolak memberikan penjelasan proses pemeriksaan internal atas penggunaan dana BOS dengan alasan tidak diperbolehkan diketahui oleh publik.

Aktifis LSM ASTRAN Labuhanbatu Yusliardi Ritonga dalam menanggapi perihal ini mengatakan bahwa dalam Juknis penggunaan dana BOS menegaskan kepala sekolah wajib menyediakan papan pengumuman penggunaan dana BOS agar diketahui oleh masyarakat sekitar sekolah. Namun, sekolah yang ada di Labuhanbatu tidak ada menyediakan papan pengumuman penggunaan dana BOS seperti yang tarcantum dalam Juknis bahkan, tidak jarang ketua komite selaku mewakili dari masyarakat.

“Seharusnya sesudah dilakukan pemeriksaan internal penggunaan dana BOS oleh Inspektorat Labuhanbatu, Kasek selaku penerima dana BOS menggunakannya sesuai dengan Juknis. Namun, tidak ada satupun sekolah di Labuhanbatu yang menyediakan papan pengumuman penggunaan dana BOS. Berarti pemeriksaan internal penggunaan dana BOS yang dilakukan oleh Inspektorat Labuhanbatu tersebut hanya pura-pura sebagai syarat untuk memengikuti peraturan,”tandasnya. (ta/ss-lb)

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *