Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Pembentukan P-APBD 2014 Labuhanbatu Diduga Langgar Aturan

Pembentukan P-APBD 2014 Labuhanbatu Diduga Langgar Aturan

Rantauprapat, suarasumut.com – Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu genjot pembahasan Rancangan Perubahan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-PAPBD) 2014 dalam waktu hari kerja. Padahal, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2013, pembahasan R-PAPBD 2014 membutuhkan waktu 7 minggu atau 35 hari kerja.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com, Rabu (12/11), pengenjotan pembahasan R-PAPBD 2014 tersebut mengesankan pemaksaan kehedak dan tanpa berpedoman terhadap peraturan pembentukan R-PAPBD. Hal tersebut dapat diketahui sesuai jadwal yang ditetapkan, tanggal 17 November 2014 akan diisi oleh 7 kegiatan pembahasan.

Sebagaimana dituangkan dalam Tertib Acara yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Labuhanbatu, Dahlan Buhori ditetapkan, tanggal 11 November di isi kegiatan pembukaan rapat pukul 14.00 WIB, penandatangan nota kesepakatan KUA dan PPA P-APBD T.A 2014 pukul 14.10 WIB, dan pidato nota pengantar Bupati Labuhanbatu.

Selanjutnya, pada tanggal 13 November, diisi kegiatan pemandangan umum fraksi-fraksi pukul 09.00 WIB, Jawaban Bupati Labuhanbatu pukul 14.00 WIB, dan rapat Komisi bersama DPRD pukul 14.20 WIB. Sedangkan tanggal 14 November diisi kegiatan rapat badan anggaran bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pukul 09.20 WIB.

Jadwal terakhir tanggal 17 November diisi kegiatan, laporan hasil keputusan badan anggaran pukul 09.00 WIB, rapat pendapat komisi-komisi dan fraksi-fraksi pukul 09.20 WIB, pendapat komisi-komisi pukul 14.00 WIB, pendapat akhir fraksi-fraksi pukul 14.40 WIB, penyampaian keputusan dewan pukul 16.00 WIB, sambutan Bupati Labuhanbatu pukul 16.20 WIB, dan penutupan rapat pukul 16.20 WIB.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Muhfli yang ditemui diruang kerjanya menyebutkan, pembahasan R-PAPBD T.A 2014 dibutuhkan karena adanya pertambahan pendapatan daerah dari yang direncanakan. Ia menyebutkan, rencana pendapatan daerah T.A 2014 semula sekitar Rp.930, 49 Milyar menjadi sekitar Rp.965,9 Milyar.

“Pendapatan direncanakan sebesar Rp.930, 49 Milyar bertambah Rp.35, 42 Milyar,” kata Muhfli saat ditanya jumlah anggaran yang diajukan dalam R-PABD 2014.(ls/ss/lb)

Lihat Juga

KCBI “Bidik” Pungli Dan Korupsi SMPN I Berastagi

Berastagi | suarasumut.com  –  Pimpinan Pusat LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia Kordinator Wilayah Sumut Dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.