Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Pembangunan Proyek Dermaga Di Sei Jawi-jawi Dinilai Tak Bermanfaat

Pembangunan Proyek Dermaga Di Sei Jawi-jawi Dinilai Tak Bermanfaat

Labuhanbatu, suarasumut.com – Proyek pembangunan dermaga yang berlokasi di Dusun 2 Desa Sei Jawi-jawi,
Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, yang pada saat ini sedang pengerjaan menjadi pembahasan di sejumlah element masyarakat.

Pasalnya, proyek pembangunan dermaga sebelumnya pun seperti di Desa Selat Besar Kecamatan Bilah Hilir di tahun 2010 lalu Yang menelan anggaran Rp 7 Milyar dari APBD tingkat satu sampai saat ini tak berfungsi.

Informasi dihimpun Media ini di lokasi pembuatan dermaga, menelan anggaran yang begitu besar dan bersumber dari dana APBD Provinsi. Masyarakat meminta dinas terkait untuk segera turun kelokasi untuk benar-benar kembali melakukan peninjauan agar proyek tersebut tidak terkesan sia-sia.

Untuk itu masyarakat sangat berharap kepada Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu, agar segera menindak lanjuti masukan masyarakat terkait pengerjaan poyek dermaga sumber dana angaran APBD Provinsi dari dinas Kementerian Perhubungan,agar melakukan peninjauan kembali juknis (Adendum) dari pekerjaan pembuatan dermaga yang di kerjakan kontraktor PT.Sumatera Indah Indonesia dengan besar angaran Rp 6.160.280.000,-tanpa
mengurangi dan menambah anggaran.

Pasalnya pembangunan dermaga tersebut akan sia-sia, dan tidak bisa di nikmati oleh masyarakat senantiasa apalagi kalau volume air sedang surut, kapal boat tidakakan bisa sampai ke pelabuhan karena terhalang beting. Untuk itu masyarakat memohon agar sebelum pekerjaan tersebut di lanjutkan agar dipertimbangkan kembali, minimal ditambah panjangnya ke sungai tanpa mengurangi volume yang sudah di angrkan, hanya tehniknya yang perlu di
benahi,”ucap Herli Siahan salah satu warga setempat dan Tokoh Pemuda MPC Pemuda Pancasila Labuhanbatu.

Hal senada Kades Sei Jawi-jawi Yusuf Anwar, sangat berharap kepada dinas terkait untuk melakukan peninjauan kembali karena kami dari pemerintahan desa sudah mengajukan agar volume panjang dermaga sekitar 50 meter dari pantai agar kapal boat dapat menyandar langsung ke tepi dermaga. Jangan sampai anggaran tersebut terkesan sia-sia seperti dermaga di desa Piandang sampai usai proyek tidak dapat di gunakan masyarakat. Tentunya ini sudah
dapat menjadi acuan kita untuk segera dinas terkait untuk melakukan peninjauan ulang sebelum pekerjaan di lanjutkan.

Apabila pekerjaan ini terus di laksanakan pemerintah sudah jelas terkesan buang-buang angaran saja. Alasanya kapal boat hanya bisa bersandar di dermaga saat pasang air, dan kalau surut air kapal boat akan menyandar ketangkahan Timpas berjarak kurang lebih 1 Kilo meter dari pelabuhan yang sedang akan di kerjakan oleh pihak kontraktor.”ucapnya.(ta/ss/lb)

Kata kunci terkait:
proyek sei jawi-jawi

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *