Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pembangunan Jaringan Air Baku Di Tapteng Capai 7 Ribu Kepala Keluarga

Pembangunan Jaringan Air Baku Di Tapteng Capai 7 Ribu Kepala Keluarga

Tapteng | suarasumut.com  –  Pembangunan jaringan pipa transmisi air baku dari kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat di kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) diperkirakan akan memasuki air disetiap titik ribuan kepala keluarga.

Saat disambangi, Kepala Bagian Produksi dan jaringan PDAM Tirtanadi Pemprovsu cabang Tapteng Maruli Lumbangaol mengatakan, titik lokasi air baku yang disalurkan itu akan diambil dari sumber air pegunungan Aek Sangap di Desa Sipan Kecamatan Sarudik.

Diungkapkan Maruli, jumlah pelanggan yang ditangani PDAM Tirtanadi di Kabupaten Tapteng hingga saat ini, ada sebanyak 5995 pelanggan.

“Kurang lebih 7000 kepala keluarga di Kecamatan Pandan bakal jadi terpenuhi pada pemasangan pembangunan jaringan air baku itu,” kata Maruli terhadap suarasumut.com, Senin (22/5/2017) di Pandan.

Ditanya secara teknis tentang pekerjaan jaringan air baku yang sedang berlangsung, menurutnya pemasangan jaringan kedalaman tanah yang dikeruk itu ada sedalam 140 cm sampai dengan 150 cm.”Itulah yang saya ketahui,” terangnya.

“Sedangkan penyambungan pipa yang menggunakan flange (kupingan sambungan), terang Lumbangaol dapat mencapai 10 batang pipa dengan panjang 60 meter. “Direncanakan panjang pipa yang sedang dikerjakan itu selesai sepanjang 14.000 meter, dengan debit air 100 liter/detik,” jelasnya.

Dari segi pengawasan dikatakannya pihak Tirtanadi Cabang Pandan tidak mencampuri pekerjaan tersebut

“Kami tidak terlibat dalam pengawasan pembangunan pipa itu. Itu semua sudah diserahkan pengawasannya dari tingkat II Medan,” tuturnya.

Lebih jauh dikatakannya, sebelumnya kelayakan pembangunan itu merupakan berkat usulan tinjauan dari Tirtanadi dengan pemerintah daerah Tapteng ke pemerintah pusat.

Keterkaitan pemerintah daerah Tapteng tentang bangunan itu diterangkannya bahwa surat dari Badan Wilayah Sungai (BWS) provsu telah diketahui Bupati Tapteng, Sekda, Bappeda, Perkim, dan Kelurahan.

“Kalau untuk fasilitas baknya nanti ada di Kelurahan Hajoran, itu nanti urusan Pemda Tapteng,”tutup Maruli.

Tampak dalam pagu pembagunan air itu unit yang sedang dikerjakan itu senilai Rp 8.970.915.800 dari APBN tahun anggaran 2017 yang di kerjakan PT Parulian Mitra Abadi selama 210 hari pelaksanaan.(ph/ss-tt)

Kata kunci terkait:
Bupati tapteng

Lihat Juga

Pembentukan Karakter Dan Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

Medan | suarasumut.com  –  Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan ...