Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› PEMBAGIAN BSM DI SDN 112201 LABUHANBILIK SARAT PENYIMPANGAN

PEMBAGIAN BSM DI SDN 112201 LABUHANBILIK SARAT PENYIMPANGAN

Panai Tengah, suarasumut.com – Dana Bantuan Siswa Miskin ( BSM ) yang bersumber dari APBN untuk diberikan bagi murid Sekolah Dasar , seharusnya transparan dan tidak diselewengkan.

Namun pembagian BSM untuk tiga sekolah dasar negeri yakni SD Negeri Sei Merdeka, SD Negeri Telaga suka dan SD Negeri 112201 Labuhanbilik, yang dipusatkan di SDN 112201 Kelurahan Labuhanbilik Kecamatan Panai Tengah,Kabupaten Labuhanbatu menuai pertanyaan dan patut menjadi perhatian serius Pemerintah daerah.

Pasalnya, dalam pembagian BSM tersebut yang dilaksanakan oleh Bank Sumut Pembantu Negeri Lama disinyalir penuh dengan penyimpanan dan bermuara pada ajang korupsi, sebab dari pantauan suarasumut.com di lokasi 8/03, selain tidak transparannya pihak sekolah terhadap penerima BSM juga tidak menampik adanya potongan yang dilakukan oleh Pihak Bank serta Sekolah.

Akibatnya, jelas para penerima BSM ini yang 90 persen tergolong miskin terpaksa harus merelakan jumlah Dana Bantuan tersebut berkurang dari yang seharusnya mereka terima, sementara itu Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Labuhanbatu diharapkan mengevaluasi kinerja jajarannya.

Kepala Sekolah SDN 112201 Labuhanbilik Junainah,Spd yang baru dua pekan memimpin SDN tersebut saat dikonfirmasi suarasumut.com diruang kerjanya 6/3 berdalih tidak tahu-menahu terkait pembagian BSM di sekolahnya itu, sedangkan Kepala Pembantu Bank Sumut Erinop ketika ditanya seputar pemberian BSM dilokasi yang sama malah melempar persoalan ini ke pihak Sekolah.

“ Saya kurang tahu mengenai berapa jumlah dana BSM yang seharusnya diterima per muridnya, kami hanya menjalankan tugas yang ada, dan kalau ingin tahu tanyakan aja langsung ke kepala sekolahnya,”tandasnya.

Sementara Junainah,Spd Kepala sekolah yang baru dua minggu meminpin sekolah tersebut ketika dikonfirmasi malah berkilah , kalau yang mengetahui tentang perihal jumblah yang diterima wali murid pihak Bank Sumut lah yang mengetahui, sebab yang memberikan langsung terhadap orang tua murid adalah pihak Bank Sumut.

“ Saya sama sekali tidak tahu mengenai berapa jumblah yang diterima orang tua murid, sebab yang memberikan langsung kepada penerima ialah pihak Bank, dan mereka ( pihak Bank ) tidak ada berkordinasi kepada kami selaku pihak sekolah, yang kami tahu jumblah penerima dari sekolah kami ada 70 orang,” kilahnya.

AM ( 38 ) salah seorang wali murid penerima bantuan saat dikonfirmasi suarasumut.com setelah usai memperoleh BSM menyebutkan kalau penerimaan BSM ini jumlahnya bervariasi, untuk kelas 1 dan 2 per muridnya memperoleh Rp 225.000, namun untuk kelas 3 sampai kelas 6 menerima Rp 425.000 per orangnya.

Tapi informasi yang diperoleh suarasumut.com dari beberapa wali murid penerima BSM, adanya perjanjian secara tidak tertulis antara pihak sekolah dengan pihak penerima BSM, yakni diharuskan memberikan uang kepada pihak sekolah sebesar Rp 25 000 per orangnya. ( ta/ss/ra )

Lihat Juga

Fakultas Teknik UMSU Lakukan Rekrutmen Staff

Medan | suarasumut.com  –  Fakultas Teknik UMSU menjalin kerjasama dengan Incasi Raya Group dan Gunas ...