Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Pemadam Lambat Datang, Dua Rumah Ludes Terbakar

Pemadam Lambat Datang, Dua Rumah Ludes Terbakar

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Akibat lambatnya pemadam kebakaran tiba, alhasil Dua unit rumah berdinding papan ludes terbakar di Jalan Binaraga, Gang Idola, Kelurahan Cendana, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (11/9) sore, sekitar pukul 16.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran.

Informasi dihimpun, sumber api yang meludeskan rumah satu atap dua pintu itu, diketahui muncul dari bagian dapur rumah keluarga Suryanto alias Abun (51). Api yang dengan cepat membesar kemudian merembet membakar rumah keluarga Ngatimin alias Gepeng (35), yang berdempetan dengan rumah Suryanto.

“Api itu tiba-tiba saja sudah terlihat membesar dari dapur rumah Suryanto. Jadi kita gak ada yang tahu dari mana sumber api yang menyebabkan terbakarnya dua rumah itu,” ujar Sopyan (33) warga sekitar yang ditemui dilokasi kejadian.

Menyaksikan api yang tiba-tiba muncul itu, sejumlah warga sekitar sempat mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sayangnya, usaha yang dilakukan warga seakan sia-sia karena api malah semakin membesar. 2 unit mobil pemadam kebakaran pun baru datang ke lokasi kejadian setelah rumah 2 pintu itu sudah ludes terbakar.

Istri Suryanto, Surani (55), mengaku tak tahu pasti dari mana sumber api yang tiba-tiba muncul dari dapur rumahnya itu. Sebab katanya, saat kejadian, kondisi rumahnya sedang ditinggal kosong. Termasuk rumah Ngatimin yang juga sedang tak berpenghuni karena ditinggal kerja sejak pagi tadi.

“Jadi kejadiannya memang pas gak ada orang dirumah kami itu. Saya lagi kerumah tetangga, sedangkan suami dan anak-anak lagi kerja. Sama dengan Ngatimin dan keluarganya yang juga lagi kerja,” jelasnya.

Kepada wartawan, Surani pun mengaku mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar dari tetangga. Saat dicek, dia pun mengaku menyaksikan rumahnya telah dilalap api. “Langsung pingsan aku melihat rumahku sudah terbakar. Setelah itu gak tahu lagi aku apa yang terjadi,”ungkapnya.

Setelah tersadar, Surani pun hanya bisa pasrah saat menyaksikan rumahnya telah rata dengan tanah. Dia mengaku sejumlah harta benda berharga di dalam rumahnya tak satupun dapat diselamatkan. “Hangus semuanya pak, hanya baju dibadan yang tinggal,” ucapnya sambil meneteskan air mata.

Surani yang hanya sebagai ibu rumah tangga itupun mengaku bingung harus tinggal dimana. Sebab dia mengaku tak punya harta apa-apa lagi selain rumahnya yang sudah ludes terbakar itu.

“Suami saya hanya kerja buruh bangunan, makanya itu rumah kami satu-satunya, jadi gak tau lagi lah harus tinggal dimana,”ucapnya.

Sementara Kepala SPK Polres Labuhanbatu Aiptu Dalyadi yang tampak terjun langsung ke lokasi kejadian memastikan tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. “Hanya kerugian material berkisar puluhan juta rupiah,” ujarnya.

Ketika ditanya terkait penyebab kebakaran, pihaknya pun mengaku belum dapat memastikannya karena masih dalam proses penyelidikan. “Ada banyak kemungkinan penyebabnya, bisa jadi kompor gas atau korsleting lisrik. Makanya belum bisa kita pastikan karena masih dalam penyelidikan kita,”ungkapnya.(ab/ss/rp)

Kata kunci terkait:
kebakaran rumah ibu surani

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...