Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Peletakan Batu Pertama Rumah Suluk Thariqus Sa’adah

Peletakan Batu Pertama Rumah Suluk Thariqus Sa’adah

Labura, suarasumut.com – Bupati Labuhanbatu Utara H. Kharuddin Syah, SE meletakan batu pertama pembangunan komplek Mesjid dan rumah Suluk Thariqus Sa’adah di Desa Aek Hitatoras, Kecamatan Marbau, Senin (12/1).

Bupati H.Kharuddin Syah,SE yang didampingi beberapa pimpinan SKPD Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam sambutannya mengatakan, pembangunan jasmani tidak akan berarti tampa pembangunan rohani. Tidak ada gunanya pembangunan secara fisik tanpa memperhatikan pembangunan kerohanian bagi masyarakat sebagai bekal untuk kembali menghadap sang pencipta. Pemerintah kabupaten Labuhanbatu Utara tetap akan komit untuk menyeimbangkan pembangunan jasmani dan rohani. Tidak hanya berupaya mensejahterakan masyarakat tetapi juga berupaya mewujudkan masyarakat yang beriman dan bertaqwa.

Bupati juga mengucapkan rasa syukur, bahwa para pemimpin agama dan masyarakat masih sangat perhatian dan sayang terhadap Kabupaten Labuhanbatu Utara. Mewujudkan perhatiannya dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan ketaqwaan dan mengingat allah SWT. “Dengan terus mengingat dan bersyukur kepada Allah akan ikut menjaga nikmat yang terus mengalir bagi Kabupaten ini,” papar Bupati.

“Pembangunan komplek tempat ibadah ini harus didukung dan alhamdulillah hari ini sudah akan dimulai pembangunannya,” imbuhnya.

Ia menambahkan ilmu agama yang diajarkan harus tetap berpedoman kepada alqur’an dan hadits, karena pembelajaran yang tidak tepat akan menimbulkan kesesatan. “Karena yang namanya ilmu termasuk ilmu agama tentunya harus melalui berbagai macam pelajaran,”sambung Bupati.

Pada kesempatan tersebut tuan guru Thariqus Sa’adah Khalifah H. Abbas Masruri mengucapkan terima kasih kepada Bupati Labuhanbatu Utara yang telah memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan-pembangunan rumah ibadah yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Tuan guru menjelaskan komplek rumah suluk ini awal dibangun pada tahun 1975 oleh Tuan Guru Khalifah H. Ahmad Buchori.

Tahap awal pembangunannya dilakukan dengan dana belanja hibah atau yang lebih dikenal dengan dana pokmas. Dan tahun ini akan dibangun sebuah surau dan dan rumah tuan guru.

“Semoga kita yang berada disini juga dapat melimpahkan sebagaian hartanya untuk ikut berpartisipasi dalam mewujdukan pembangunan majelis,” ungkap Hadi.

“Selain itu pembangunan komplek persulukan ini juga menjadi salah satu upaya melestarikan sejarah keagamaan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Utara, predikat daerah 1000 suluk harus kita lestarikan di Labuhanbatu Utara,” tutur Tuan Guru.(cc/ss/lu)

Kata kunci terkait:
rumah suluk di medan, Rumah suluk yg ada di sumut, struktur binaan rumah suluk, tuan guru suluk di aek kanopan

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...