Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Pelaporan Dana Bos 2016 Di Tilik LSM PPK2AN-RI, Diduga Ada Permainan

Pelaporan Dana Bos 2016 Di Tilik LSM PPK2AN-RI, Diduga Ada Permainan

Tapteng | suarasumut.com  –   Rekapitulasi penggunaan dana BOS tahun 2016 yang dapat di akses dan dilihat secara online, masih belum sepenuhnya di laporkan dari tiap – tiap sekolah. Pelaporan tersebut hingga saat belum sepenuhnya disampaikan hingga masih dipertanyakan ke pihak dinas pendidikan.

“Ada sekolah yang laporannya kosong sama sekali dari triwulan 1 sampai dengan triwulan 4, dan ada juga 1, 2 triwulan dilaporkan sisanya kosong. Hal ini menjadi bahan perhatian yang salah menurut kami,” ungkap Washington Hutagalung ketua LSM PPK2AN-RI( Pemburu Pelaku Korupsi Keuangan dan Asset Negara Republik Indonesia) Sibolga-Tapteng, Senin (05/06/2017) di Pandan.

Dikatakannya, laporan penggunaan dana BOS tersebut mengacu ke juknis BOS itu sendiri yang sebagaimana dijelakannya harus transparansi dan akuntabel sehingga dapat diketahui masyarakat umum tentang perkembangan pembangunan pendidikan. “Ya, artinya jelas dan tidak ada yang di tutup-tutupi,” tegas Wasington.

Ia menilai laporan rekapitulasi yang bisa dilihat melalui akses online itu kenyataannya bertolak belakang sehingga Ia menghimbau dinas pendidikan Tapteng sejauh mana pengawasan dari dinas tersebut.

Ketika disinggung sejauh mana investigasinya diberbagai sekolah tentang terkait data dana BOS itu Washington Hutagalung menuturkan bahwa LSM PPK2AN-RI telah melakukan Investigasi pencocokan data yang dilaporkan melalui Online dengan klarifikasi langsung dengan kepala sekolahnya terhadap beberapa sekolah. Banyak di temukan kejanggalan yaitu dengan ketidak cocokan Angka penggunaan dana BOS yang langsung dihimpun dari setiap kepala sekolah dengan data yang ada di online.

“Kuat dugaan bahwa penggunaan dana BOS banyak yang diselewengkan alias masuk kantong dan dibagi-bagi, kejanggalan nya yang juga pernah kita temui dilapangan bahwa setiap jurnalis maupun aktifis yang datang ketiap sekolah mempertanyakan tentang penggunaan dana BOS”

“Kepala sekolah selalu menjawab:” apakah ada surat dari dinas bahwa saudara ingin menanyai dana BOS di sekolah ini? “. dengan jawaban tersebut dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah dengan oknum dinas pendidikan Tapteng diduga kuat ada permainan atau kerjasama bagi-bagi terkait penggunaan dana BOS itu,” terangnya.

Ketua LSM PPK2AN-RI ini meminta terhadap kementrian pendidikan agar melakukan pengawasan yang ekstra ketat terhadap oknum-oknum kepala sekolah agar tidak salah menggunakan dana BOS serta memberikan sangsi tegas terhadap oknum yang menyelewengkan uang negara tersebut.

Kepala dinas pendidikan Delta Pasaribu M Pd belum berhasil dikonfirmasi awak media terkait laporan dana BOS 2016 yang secara online itu. “ Lagi sibuk, lagi ada tamunya,” ungkap salah satu ajudan dari kepala dinas tersebu. (tim/ss-tt)

Kata kunci terkait:
artikel tentang ketidak akuntabilitas, LSM pelaporan dana bos, lsm pengawasan dana bos, pengambilan pengawasan dana bos dari lsm, permainan dana bos

Lihat Juga

Fakultas Teknik UMSU Lakukan Rekrutmen Staff

Medan | suarasumut.com  –  Fakultas Teknik UMSU menjalin kerjasama dengan Incasi Raya Group dan Gunas ...