Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Pelaku Usaha Berharap KPP Pratama Ada Di Kota Gunungsitoli

Pelaku Usaha Berharap KPP Pratama Ada Di Kota Gunungsitoli

Gunungsitoli | suarasumut.com — Sejumlah pelaku usaha di Kota Gunungsitoli berharap kantor pelayanan pajak (KPP) Pratama ada di Kota Gunungsitoli. Pelaku usaha mengeluh, jika ingin meminta faktur pembayaran pajak dan konsultasi terkait jumlah pajak, mereka harus ke KPP Sibolga.

Salah satu pelaku usaha atau peampung hasil bumi di Kota Gunungsitoli Ferni Giawa ketika ditemui di kediamannya di Jalan Diponegoro, Kota Gunungsitoli, Selasa (19/4), membenarkan jika mereka pelaku usaha sangat kesulitan untuk konsultasi terkait jumlah pajak mereka, dan juga meminta faktur atau bukti pajak yang telah mereka bayarkan kepada negara.

“Untuk dapat faktur pajak yang telah kita bayar saja, kita harus ke KPP Pratama, padahal untuk mencapai Sibolga, kita harus menyeberang satu malam dengan jkapal laut. Yang ada di Kota Gunungsitoli hanya Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). Setiap kita menanyakan sesuatu disana, kita dianjurkan ke KPP Pratama Sibolga,” terang Ferni.

Menurut Ferni, selama ini mereka was wasdan juga tidak tahu bagaimanacara penghitungan jumlah pajak mereka, sehingga berharap pemerintah mau mendirikan KPP Pratama di Kota Gunungsitoli, sehingga untuk menanyakan jumlah dan komplain terkait jumlah pajak, mereka tidak perlu ke Sibolga.

Tidak lupa, Ferni Giawa mengungkapkan, mereka sebagai pelaku usaha di Kota Gunungsitoli kurang mengerti cara penghitungan pajak. Mereka tidak pernah mengikuti sosialisasi terkait penghitungan pajak, sebab tidak pernah dilaksanakan di Kota Gunungsitoli.

“Dulu tahun 2014 saya pernah ikut sosialisasi tentang cara menghitung pajak. Tetapi saya diundang teman sesama pelaku usaha dan mendapat pemahaman sedikit terkait penghitungan pajak dari sesama pelaku usaha dan bukan instansi terkait. Hingga saat ini kami saya tidak pernah mengikuti sosialisasi tentang pajak, sehingga takut jika tiba tiba saya dikenakan pajak yang besar,” tutur Ferni.

Kepala KP2KP Gunungsitoli Arif Wibowo yang dihubungi wartawan melalui pesan singkat, membenarkan dan mengakui jika kewenangan KP2KP terbatas sekali. Dia mengungkapkan, fungsi pelayanan dan pengawasan ada di kantor Pelayanan Pajak Pratama Sibolga.

“Boleh saya jelaskan disini pak, memang kewenangan KP2KP terbatas sekali pak. Kami merupakan perpanjangan tangan dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sibolga, dimana fungsi pelayanan dan pengawasan ada disana. Untuk lebih jelas dan terarah, bapak bisa menghubungi dan menanyakan ke bagian humas Kantor Wilayah DJP Sumut 2,” ujarnya melalui pesan singkat.(sw/ss-gs)

Kata kunci terkait:
KPP di kota gunungsitoli

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...