Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Pelaku Pembunuh Mulyono Diringkus Aparat Polda Riau‏

Pelaku Pembunuh Mulyono Diringkus Aparat Polda Riau‏

Pekanbaru, suarasumut.com – Tewasnya Mulyono di jalan Sudirman Pekanbaru terungkap, Pelaku yakni Ed (29) diketahui adalah wartawan portal (media online) di Pekanbaru, Ms (34) dan Af (37). Bahkan, usai beraksi, ia (Ed) sempat kembali kelokasi kejadian dan memoto korban. Selanjutnya, membuat berita tentang aksi perampokan itu di situs online tempatnya bekerja.

Tidak hanya wartawan, Ed rupanya juga punya profesi lain, yakni menjadi ketua salah satu serikat buruh di Kabupaten Kampar. Pasca diamankan petugas, segala sesuatu yang berkenaan dengan pria berbadan sawo matang itu terus berkembang. Belakangan, ia disebut-sebut pernah terlibat aksi perampokan saat masih berada di Jakarta. Namun mengaku sudah tobat sejak pindah ke Pekanbaru.

“Katanya sudah tobat, tapi ternyata dia mengulangi lagi perbuatannya,” ujar wartawan yang menolak namanya disebut, Kamis (30/10). Sementara itu, berdasarkan dokumen berita di situs tempat Ed bekerja, bisa dipastikan kalau tersangka sempat kembali ke lokasi perampokan. Berita terkait perampokan yang dilakukannya tersebut update, Senin (27/1) pukul 12.37 WIB.

Sementara perampokan terjadi sekitar pukul 10.30 wib, tidak hanya menulis berita perampokan, Ed juga mengambil foto korban tindak kejahatannya. Dalam berita tersebut, Ed membuat judul yang seolah mengutuk para pelaku perampokan, ‘Sadis, Korban Mati Tertelungkup dengan Bersimbah Darah’.

Setiap hari, Ed diketahui sering berada di Kantor DPRD Pekanbaru. Ia juga disebut-sebut anggota Forum Wartawan Legislatif (FWL) di DPRD Pekanbaru. Namun hal itu dibantah Ketua FWL DPRD Pekanbaru, Agustiar. “Dia memang sering berada di DPRD Pekanbaru, tetapi dia bukan anggota FWL,” tegas Agus.

Awak media ini mencoba mengkonfirmasi langsung ke pihak pengelola situs berita, dua nomor telepon genggam yang dicantumkan tak pernah diangkat. Sementara nomor telepon kantor yang dihubungi, justru berlokasi di Jalan Mujair, Pekanbaru.
Syafri yang mengangkat telephon tersebut mengatakan kalau dulu rumahnya memang menjadi alamat situs tersebut, namun sudah lama pindah, setelah pendiri situs meninggal dunia.

Seperti dirilis sebelumnya, dalam kasus jambret itu, Mulyono akhirnya tewas setelah kepalanya terhempas trotoar di Jalan Sudirman. Sebelumnya, ia sempat terlibat pertikaian dengan pelaku yang berusaha menjambretnya. Sedangkan uang sebanyak Rp300 juga yang disimpan di jaketnya, dibawa kabur pelaku. Dalam kasus ini, Polresta PekanBaru masih menyelidiki pelaku lainnya ( DPO).(rg/ss/ri)

Kata kunci terkait:
Orang Nias Yang Mati di Pekanbaru

Lihat Juga

Meski Belum Tutup, Gudang CPO Di Labuhanbatu Kini Gunakan Gerbang Pagar, Diduga Untuk Kelabui Petugas

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Setelah diberitakan Seputar penampungan CPO yang beroprasi di Bulu Cina, Kecamatan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *