Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pelaku Kekerasan Seksual Bebas Berkeliaran, Abang Korban Surati Pejabat Tinggi RI

Pelaku Kekerasan Seksual Bebas Berkeliaran, Abang Korban Surati Pejabat Tinggi RI

Tapteng | suarasumut.com  –  Pelaku kekerasan seksual AS (36) terhadap wanita yang keterbelakangan mental NH (28) secara tertulis dilaporkan kakak kandung Amaluddin Hutagalung (33) ke pejabat tinggi RI, Jumat 25 Mei 2017 kemarin.

Alasan dilaporkan, dikatakan Amaluddin terhadap media, Selasa (13/06/2017) di Kecamatan Pandan tindak kekerasan seksual terhadap NH (28) yang dilakukan AS (36) yang terjadi pada hari Sabtu 25 Februari 2017 sekira pukul 18.30 Wib didalam ruang kelas Sekolah Madrasah Dusun I Jago-jago Kecamatan Badiri Kabupaten Tapteng. Ia mengungkapkan si Pelaku hingga sekarang masih bebas berkeliaran.

Amaluddin menjelaskan, NH yang merupakan adik perempuan yang mempunyai keterbelakangan itu, dipaksa si Pelaku (AS-red) dengan cara ditarik hingga akhirnya terjadi perbuatan yang tidak senonoh (kekerasan seksual).

Setelah kejadian itu, NH kemudian mengadu terhadap pihak keluarganya bahwa dirinya telah mengalami pelampiasan bejat dari si pemuda lajang tersebut.

“Setelah dua (2) hari kejadian, pihak keluarga NH melakukan itikad baik dengan pihak keluarga si pelaku,”kata Amaluddin.

“Memang atas kejadian itu diakui si pelaku. Tetapi setelah dua belas hari dari kejadian itu, si pelaku itu tidak mau bertanggung jawab dengan perbuatannya,”lanjutnya.

Dengan perbuatan itu, akhirnya pihak keluarga korban Amaluddin melaporkan si pelaku ke Polsek Pinangsori berdasarkan STPL/22/III/2017/sek Pinangsori di tanggal 13 Maret 2017.

Dikatakan Amaluddin, namun setelah dilakukan penangkapan tanggal 28 Maret 2017 si pelaku bebas tanggal 29 Maret 2017 dan berkeliaran di dusun tersebut.

“Kami seluruh pihak keluarga merasa sedih, dikarenakan si pelaku pemerkosaan AS terhadap adik kandung saya masih bebas berkeliaran hingga di dusun tersebut. Makanya saya melayangkan surat ini secara tertulis ke Kapolri bapak Tito Karnavian,”tegas Amaluddin.

Amaluddin menulis surat tersebut terhadap sejumlah pejabat tinggi RI termasuk itu ke Kapolri, Kanwil Kemenkumham, Divisi Propam Mabes Polri, Kapoldasu. “Saya layangkan semua surat itu via kantor pos,”ucap Amaluddin.(ph/ss-tt)

Kata kunci terkait:
pelecehan seksual pejabat tinggi

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...