Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Pejuang Pemekaran, Usman Nasution Calon Kuat Jadi Bupati Labusel

Pejuang Pemekaran, Usman Nasution Calon Kuat Jadi Bupati Labusel

, suarasumut.com  –  Kabupaten Labuhanbatu Selatan resmi ikut serta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2015. Tiga (3) pasang calon Bupati dan Wakil Bupati telah ditetapkan KPUD ikut serta pada Pilkada Serentak. Ketiga pasangan calon tersebut yakni nomor urut 1. Wildan-Khoir, 2. Usman-Arwi, 3. Basar-Yuspin.

Suasana Menjelang Pilkada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan suhu politik semakin hari semakin memanas. Masyarakat pun mulai sibuk membahas masalah vigur dan karakter opara kandidat calonnya.

Hasil amatan jurnalis suarasumut.com di lapangan baik di kecamatan, desa dan dusun ada 2 Paslon yang bersaing dan menjadi bahan berbincangan masyarakat Labusel, kedua Paslon tersebut yakni nomor urut 1. Wildan-Khoir, calon bupatinya Wildan saat ini masih menjabat sebagai bupati (incumbent) dan nomor urut 2. Usman-Arwi, Usman Nasution calon bupatinnya saat ini dikenal masyarakat sebagai salah satu tokoh pejuang Pemekaran Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Sementara beberapa orang dan tokoh masyarakat saat dikonfirmasi awak media tentang Paslon yang dijagokan bakal menjadi bupati Labusel, hampir diatas 50% masyarakat mengatakan paslon nomor urut 2 (UMAR) .

Inoy (30) warga Kotapinang ketika bertemu awak media, Sabtu (26)” mengatakan “wajar dong didukung menjadi bupati, masyarakat pun tahu Usman juga salah seorang pejuang pemekaran labuhanbatu selatan, Beliau juga seorang tokoh pendidikan dan berpengalaman dibidang dibirokrasi, kemudian Usman adalah putra daerah asli labuhanbatu selatan,”sebut Inoy.

Hal senada juga disampaikan Yatno (46) warga Dusun Sumberjo Kec.Torgamba, Umar wajar menjadi bupati, beliau punya basic birokrasi, beliau juga seorang tokoh pejuang pemekaran, kita sebagai rakyat menginginkan perubahan, pesan kami rakyat ini jika paslon Umar menang nantinya agar pembangunan infrastruktur sampai ketingkat dusun dan harus merata, janagn ada istilah daerah istimewa yang diperhatikan terus pembangunanya,ucapan sekalian pesan Yatno.

Usman saat konfirmasi melalui seluler membenarkan ikut berjuang dalam pemekaran Kabupaten Labuhanbatu Selatan bersama bersama Alm Abngku H., beliau(alm) adalah seorang sosok tokoh yang sangat peduli pada rakyat dan negara, seluruh masyarakat labusel pasti mengenal Tokoh Pejuang Pemekaran Alm.H..(zr/ss/ls)

Lihat Juga

KSOP Gunungsitoli Gelar Diklat Gratis Untuk Nelayan Gunungsitoli, suarasumut.com-- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas V Gunungsitoli gelar pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat kapal layar motor (KLM) secara gratis untuk nelayan di Kepulauan Nias. Jika berminat, nelayan di Kepulauan Nias bisa mendaftar di kantor KSOP Gunungsitoli, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara mulai tanggal 17 Oktober sampai 1 November 2018. Hal tersebut disampaikan kepala KSOP Kelas V Gunungsitoli Merdi Loi ketika di temui di kantor KSOP kelas V Gunungsitoli, Jum,at 19 Oktober 2018. Merdi memberitahu, diklat gratis kepada nelayan kerjasama dengan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dan digelar selama lima hari atau tanggal 12 sampai 16 November 2018 di komplek pelabuhan Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Nelayan yang berminat bisa mendaftar di kantor KSOP dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari Kepala Desa dan surat keterangan sehat dan tidak buta warna dari rumah sakit pemerintah. Membawa foto copy izajah minimal SD, dan bagi yang tidak punya izajah bisa diberi dispenisasi harus benar-benar nelayan, foto copy KTP/SIM, umur minimal 16 tahun dibuktikan surat akte kelahiran atau surat keterangan lahir dari Kepala Desa, foto ukuran 3x4 latar belakang berwarna dan mengisi formulir pendaftaran. Untuk snack dan makan siang para peserta selama pelaksanan diklat kita yang menanggung, dan usai mengikuti diklat, para peserta akan mendapat sertifikat basic safety training (BST) nelayan, sertifikat keterangan kecakapan (SKK) nelayan dan alat keselamatan (life jacket). Tidak lupa Merdi menambahkan jika pada tanggal 2 November 2018 akan dilakukan pemeriksaan buta warna oleh tim Dokter Politeknik Pelayaran Sumatera Barat dan selama pendaftaran dan pelaksanaan diklat sampai diterbitkan sertifikat, peserta diklat tidak dipungut biaya apapun atau gratis. "diklat khusus kita gelar bagi masyarakat yang benar benar nelayan dan tidak diterima peserta diklat yang profesinya bukan nelayan.AL

Meriahkan HUT Pemko Padangsidimpuan 158 Anak SD Dan TK Ikuti Lomba Mewarnai

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemko Padangsidimpuan yang ke-17 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.