Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Pangonal Harahap : Pendirian Lembaga PAUD Jangan Sampai Menimbulkan Keresahan Masyarakat

Pangonal Harahap : Pendirian Lembaga PAUD Jangan Sampai Menimbulkan Keresahan Masyarakat

Rantauprapat | Suarasumut.com  –  Kelurahan dan Kepala Desa harus selektif memberikan surat keterangan pendirian lembaga PAUD. Pendirian lembaga PAUD jangan sampai menimbulkan keresahan masyarakat, misalnya sudah ada lembaga PAUD di satu dusun, maka jangan lagi dibuka PAUD di dusun tersebut, pendirian lembaga PAUD harus memperhatikan prinsip pemerataan pelayanan, lembaga PAUD bukan untuk menyaingi atau bahkan mematikan lembaga PAUD byang sudah ada, tetapi lembaga PAUD baru harus dapat melayani kebutuhan dalam konteks pembangunan desa.

Demikian disebutkan Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setdakab H. Amru, SH, Selasa (28/11) pagi dalam acara Pemberian Tali Asih Prestasi dan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan, Desa/Kelurahan Se-Kabupaten Labuhanbatu di Taman Anak Binaraga Rantauprapat yang dihadiri unsur Forkopinda, Kepala SKPD dan Camat Se- Labuhanbatu.

Lebih lanjut dikatakannya, Kepala Desa yang didampingi Bunda PAUD Desa memiliki kewenangan luas dan peran penting. Kepala Desa mendapat mandat untuk memajukan desanya di segala bidang dan bidang-bidang yang harus dikembangkan adalah Peningkatan kehidupan ekonomi masyarakat, Pembangunan sarana prasarana, Pengembangan potensi ekonomi unggulan dan Penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas.

Menurut Bupati, Pemberian tali asih prestasi adalah suatu kegiatan yang sangat positif dalam proses pembelajaran anak usia dini, kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Labuhanbatu bagi anak-anak yang memiliki kemampuan, keberanian dan kemandirian juga mengapresiasi lembaga PAUD yang telah berusaha untuk meningkatkan pelayanan terhadap anak didiknya.

Bunda PAUD Kabupaten Labuhanbatu Hj. Siti Awal Pangonal Harahap dalam sambutannya mengatakan, Pendidikan merupakan proses yang panjang, lama dan berkelanjutan, selain itu pendidikan sangat membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat yaitu mulai pendidikan usia dini, tingkat pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai tingkat pendidikan tinggi.

“Pada hari ini saya mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan, Kelurahan dan Desa Se- Kabupaten Labuhanbatu, dengan dikukuhkannya bunda-bunda PAUD ini, saya berharap para bunda PAUD dapat memberikan kontribusi yang sangat besar dalam upaya perluasan dan pemerataan akses pelayanan anak usia dini di Kabupaten Labuhanbatu,”kata Siti Awal.(ab/ss-lb)

 

 

Lihat Juga

Medan - Semenjak dibukanya proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) DPD RI dari Dapil Sumutera Utara yang akan maju pada Pemilu serentak tahun 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi, sudah ada tiga belas kandidat yang datang menyerahkan berkas syarat dukungannya. WTP Simarmata menyerahkan dukungan sebagai bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI di hari keempat dan pendaftar kesebelas di kantor Komisi Pemilihan Umum Sumut, Rabu (25/4/2018) yang diterima langsung oleh Komisioner KPU Sumut Dr Iskandar Zulkarnain WTP Simarmata mendaftarkan diri dengan didampingi Ketua Tim Ir Tumpal Simarmata dan sejumlah tim suksesnya dan simpatisan dimana terlebih dulu menandatangani pendaftaran. WTP Simarmata menyerahkan bukti dukungan fotokopi dukungan KTP masyarakat ke KPU Provinsi Sumut sebanyak 4671 lembar yang tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota. Penerimaan pendaftaran balon DPD ke KPU Sumut itu secara resmi sudah dibuka Ketua KPU Sumut Mulia Banurea. Usai dibuka selanjutnya dilakukan penyerahan berkas kepada KPU Sumut untuk dilakukan pemeriksaan persyaratan dukungan oleh tim yang dibentuk KPU Sumut. Usai mendaftar, WTP Simarmata mengatakan, dirinya optimis akan lolos sebagai peserta calon Anggota DPD RI Dapil Sumut. Bahkan niatnya maju anggota DPD RI tersebut lantaran mendapat dukungan dari tokoh-tokoh Agama, Akademisi, Organisasi dan Masyarakat. “Untuk menjalankan perjuangan ini, sambung WTP, pihaknya sudah membentuk tim pemenangan di setiap daerah kabupaten/kota dan termasuk tim penghubung (LO) yang tugasnya selalu memantau di KPU provinsi baik ada hal-hal kekurangan yang harus dilengkapi,” imbuhnya. WTP Simarmata juga meminta warga masyarakat untuk membantu KPU dalam mensosialisasikan Pemilu Damai sesuai perundang-undangan. Menurut Edward Hs. Siallagan, WTP Simarmata sebagai bakal calon anggota DPD RI karena sosok dan kualifikasi yang dimilikinya sangat dibutuhkan melihat situasi dan kondisi bangsa saat ini. "Disamping memang mendapat dukungan dari tokoh agama, akademisi, organisasi dan masyarakat agar dirinya mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk bangsa dan negara, khususnya Sumatera Utara, pungkas Sekjen DPP Punguan Siallagan Indonesia (Parsibor). Informasi yang diperoleh, sejauh ini sudah ada 13 balon DPD RI yang menyerahkan mandat ke KPU Sumut. Pengumuman penyerahan syarat dukungan balon DPD ini berdasarkan Peraturan KPU No.5/2018 sudah dibuka sejak 26 Maret-8 April 2018 di kantor KPU Sumut. Sedangkan dari tahapan yang sudah berlangsung, pada 22 April-26 April 2018 sudah harus menyerahkan dokumen syarat dukungan sebagai balon anggota DPD RI. Turut ikut Ketua Umum DPD Punguan Siallagan (Parsibor) Kota Medan Sekitarnya, Raswin Siallagan, S.Sos, Drs Saragi Simarmata MM Sekretaris Punguan Simataraja Kota Medan sekaligus Calek DPRD Kota Medan Dapil 3 (Medan Tembung, Medan Perjuangan dan Medan Timur) dari Partai Nasdem. Pengurus DPP Punguan Simataraja Indonesia diantaranya, John Wenson Simarmata, Rinton Simarmata, Richard Simarmata, Dosi Raja Simarmata, Lazarus Bona Simarmata, Abdon Simarmata STh dan Uba Simarmata. (js)

Korem 023/KS Gelar Samapta Periodik Semester Satu

Sibolga | suarasumut.com  –  Prajurit Korem 023/KS sedang melaksanakan samapta periodik semester satu di lapangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *