Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Panen Perdana, Dandim 0211/TT: Kembangkan Perekonomian Petani, Berdasarkan MoU Bulog Dan TNI Ikut Terlibat

Panen Perdana, Dandim 0211/TT: Kembangkan Perekonomian Petani, Berdasarkan MoU Bulog Dan TNI Ikut Terlibat

Tapteng, suarasumut.com  –  Kodim 0211/TT bersama jajaran kesatuan Koramil 05/Kolang lakukan panen perdana padi dikecamatan Kolang kabupaten Tapanuli Tengah. Panen bersama , Kakan PPL, , , serta utusan Bulog Logistik akan mengembangkan hasil tani Tapteng untuk swasembada pangan baik dari segi pemasaran.

Komandan Kodim 0211/TT Letkol Inf Indra Kurnia S Sos mengatakan, hasil kerjasama yang baik antara Poktani, PPL dengan Koramil 05/Kolang merupakan percontohan bagi petani Tapteng pada pemanfaatan lahan tidur tanah gambut pada panen perdana yang memang diketahui masyarakat petani.

“Menurut pengetahuan yang kita peroleh dari Dinas Pertanian, lahan asam (tanah gambut) yang kita hidupkan ini, bibitnya sangat tepat pada bibit Impara II, inilah hasil yang kita panen dari bibit tersebut,” jelas Indra selesai Panen perdana padi di Kolang, Jumat (28/8) kemarin.

Dikatakan, keterlibatan Bulog pada panen perdana padi ini, adanya kesepakatan berdasarkan MoU yang telah ditanda tangani antara AD dengan Bulog, dan ini dikatakan sangat bersinergi dalam pengelolaan untuk dapat bekerjasama antara Bulog dengan pengusaha kilang padi demi menunjang kesejahteraan masyarakat petani padi.

“Inikan, mencakup skop pengamanan nasional, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) sudah MoU dengan Ka.bulog Nasional untuk diajak bekerjasama pada pemasaran, berdasarkan hasil gabah padi yang dikelolah kilang padi dari anjuran presiden RI kita Jokowidodo yang ditargetkan harus dapat menyerap setidak-tidaknya 2 juta ton hasil panen petani,” kata Dandim.

Dandim 0211/TT sangat berharap kedepannya, adanya kerjasama yang baik antara pengusaha kilang padi dengan Bulog, dan Indra mengakui sangat begitu optimis jika ini terlaksana dengan baik agar bisa mencapai sesuai target yang telah ditentukan dalam waktu dekat ini.

“Berdasarkan target yang di harapkan pada Bulog Sibolga, sekarang kita sudah mencapai 50 % target dari 50 ton target sasaran, 25 ton yang sudah kita serap. Jadi, pada waktu dekat akhir bulan desember ini, mudah-mudahan dapat dicapai sepenuhnya,” harapnya.

Komandan Koramil 05/Kolang Lettu Inf Rasmin Simamora pada saat panen jenis padi Inpara II menuturkan, berdasarkan hasil panen yang ditentukan sesuai ukuran ubinan, Poktani Daon Lalap dengan luas lahan 3 Ha dengan pola tanam 4.1 Jajar Legowo sudah meraup hasil sesuai target.

“Dari lahan tidur yang kita buka ini, kita sudah mencapai hasil berdasarkan ukuran ubinan, berkisar 6,7 ton/perhektarnya. Dan kemungkinan diwaktu dekat dalam minggu ini petani masyarakat Tapian Nauli III akan panen raya. Kita berharap para petani yang ada diwilayah saya memperoleh hasil yang memuaskan,” tegas Simamora.

Sementara Bulog utusan dari Provsu mengatakan, pihak bulog akan diadakan kerjasama yang baik sesuai harga pemasaran yang telah di tetapkan,” akan kita ajak kerjasama yang baik bagi pengusaha kilang padi Debora berdasarkan harga kesepakatan yang berlaku,”singkatnya.

Ditempat yang sama, Kadis Distannak Tapteng Dompak Simanjuntak SP memberi sedikit tanggapan mengenai perbedaan harga pasaran Bulog dengan pengusaha kilang padi sesuai berdasarkan harga Standar Operasional Prosedur nya.

“Jika memang harga dari pengusaha kilang padi pada saat ini 4.400/Kg harga gabahnya, itukan sangat wajar dari harga bulog yang ber ton-ton dari pemasarannya, jika dibandingkan dari rata-rata petani kita yang lebih kuatnya hanya mejual sekisar 5 karung terhadap kilang padi,” terang Dompak Simanjuntak.(ph/ss/tt)

Lihat Juga

Troktoar Di Kota Gunungsitoli Dialih Fungsikan

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Bangunan milik pribadi yang mengalih fungsikan troktoar di Kota Gunungsitoli,Sumatera Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.