Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› PAD Dermaga Pelabuhan ASP Sibolga Melonjak, Operator Yang Di Pelabuhan Siambas Minta Alih Ke Aset Sibolga

PAD Dermaga Pelabuhan ASP Sibolga Melonjak, Operator Yang Di Pelabuhan Siambas Minta Alih Ke Aset Sibolga

Sibolga | suarasumut.com  –  Kepala UPT Pelabuhan ASP (Angkutan Sungai Penyeberangan) Kota Sibolga, Barmin mengatakan, awal terbentuknya pelabuhan Sibolga di pertengahan tahun 2015 hingga tahun 2017 Pendapatan Asset Daerah (PAD) nya melonjak secara signifikan.

“Tahun 2017 itu berkisar 938 juta Rupiah dari target yang dicapai 900 juta, naik secara signifikan, sedangkan di tahun sebelumnya 2016 itu hanya berkisar 540 juta Rupiah,”kata Barmin terhadap wartawan di ruang kerjanya, Jumat (16/03/2018) di Kelurahan Aek Manis.

Menurut Barmin, lonjakan tersebut berkat adanya pelayanan yang optimal terhadap penumpang penyebrangan ke Pulau Nias, dan sebaliknya kesadaran masyarakat untuk pembayaran tiket masuk.

“Mudah-mudahan PAD kita meningkat lagi, makanya kita berusaha meningkatkan pelayanan jasa penyebrangan ini,”pintanya.

Untuk meningkatkan PAD lebih tinggi lagi, kata Barmin, pihak Pemko Sibolga melalui Dinas Perhubungan Sibolga telah meminta terhadap Kementrian Perhubungan Provinsi Sumatra Utara agar beberapa kapal masih yang sandar di Pelabuhan Siambas yang dikelola PT Pelindo agar dialihkan ke Pelabuhan penyebrangan Sibolga untuk dikelola Pemko Sibolga.

“Itu sudah kita ajukan ke tingkat provinsi, biar dialihkan ke daerah, sementara untuk saat ini masih ada 5 operator yang sandar di pelabuhan Sibolga, 2 unit armada dari ASDP dan 3 unit armada dari WJL,” terangnya.

Lebih jauh diterangkan Barmin, biasanya bulan Januari sampai dengan April jumlah penumpang yang menyebrang masih normal, kehadiran penyebrangan mulai melonjak diakhir Mei bahkan hingga November sampai dengan Desember.

“Di bulan itu tepatnya berada di hari besar keagamaan, hari libur nasional banyak yang pulang kampung,” ucapnya.

Ka UPT menyampaikan harga tiket penyebrangan yang ditetapkan perda Sibolga bagi kendaraan roda dua 40 ribu rupiah, mini bus 60 ribu rupiah, dumb truck 120 ribu rupiah, dan roda 8 sampai 10 dikenakan biaya 2 ratus ribu rupiah.

“Selain itu, kantin yang berbayar 15 ribu/harinya, serta kamar mandi dan yang lainnya juga menjadi pedapatan daerah yang dikelolah melalui masyarakat sampai saat ini. Dengan ke pemimpinan yang baru nanti saya yakin akan lebih baik lagi,” pungkas Barmin yang akan menjalani masa pensiunannya di 3 bulan kemudian.(ph/ss-sb)

Kata kunci terkait:
asdp sibolga

Lihat Juga

Medan - Semenjak dibukanya proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) DPD RI dari Dapil Sumutera Utara yang akan maju pada Pemilu serentak tahun 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi, sudah ada tiga belas kandidat yang datang menyerahkan berkas syarat dukungannya. WTP Simarmata menyerahkan dukungan sebagai bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI di hari keempat dan pendaftar kesebelas di kantor Komisi Pemilihan Umum Sumut, Rabu (25/4/2018) yang diterima langsung oleh Komisioner KPU Sumut Dr Iskandar Zulkarnain WTP Simarmata mendaftarkan diri dengan didampingi Ketua Tim Ir Tumpal Simarmata dan sejumlah tim suksesnya dan simpatisan dimana terlebih dulu menandatangani pendaftaran. WTP Simarmata menyerahkan bukti dukungan fotokopi dukungan KTP masyarakat ke KPU Provinsi Sumut sebanyak 4671 lembar yang tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota. Penerimaan pendaftaran balon DPD ke KPU Sumut itu secara resmi sudah dibuka Ketua KPU Sumut Mulia Banurea. Usai dibuka selanjutnya dilakukan penyerahan berkas kepada KPU Sumut untuk dilakukan pemeriksaan persyaratan dukungan oleh tim yang dibentuk KPU Sumut. Usai mendaftar, WTP Simarmata mengatakan, dirinya optimis akan lolos sebagai peserta calon Anggota DPD RI Dapil Sumut. Bahkan niatnya maju anggota DPD RI tersebut lantaran mendapat dukungan dari tokoh-tokoh Agama, Akademisi, Organisasi dan Masyarakat. “Untuk menjalankan perjuangan ini, sambung WTP, pihaknya sudah membentuk tim pemenangan di setiap daerah kabupaten/kota dan termasuk tim penghubung (LO) yang tugasnya selalu memantau di KPU provinsi baik ada hal-hal kekurangan yang harus dilengkapi,” imbuhnya. WTP Simarmata juga meminta warga masyarakat untuk membantu KPU dalam mensosialisasikan Pemilu Damai sesuai perundang-undangan. Menurut Edward Hs. Siallagan, WTP Simarmata sebagai bakal calon anggota DPD RI karena sosok dan kualifikasi yang dimilikinya sangat dibutuhkan melihat situasi dan kondisi bangsa saat ini. "Disamping memang mendapat dukungan dari tokoh agama, akademisi, organisasi dan masyarakat agar dirinya mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk bangsa dan negara, khususnya Sumatera Utara, pungkas Sekjen DPP Punguan Siallagan Indonesia (Parsibor). Informasi yang diperoleh, sejauh ini sudah ada 13 balon DPD RI yang menyerahkan mandat ke KPU Sumut. Pengumuman penyerahan syarat dukungan balon DPD ini berdasarkan Peraturan KPU No.5/2018 sudah dibuka sejak 26 Maret-8 April 2018 di kantor KPU Sumut. Sedangkan dari tahapan yang sudah berlangsung, pada 22 April-26 April 2018 sudah harus menyerahkan dokumen syarat dukungan sebagai balon anggota DPD RI. Turut ikut Ketua Umum DPD Punguan Siallagan (Parsibor) Kota Medan Sekitarnya, Raswin Siallagan, S.Sos, Drs Saragi Simarmata MM Sekretaris Punguan Simataraja Kota Medan sekaligus Calek DPRD Kota Medan Dapil 3 (Medan Tembung, Medan Perjuangan dan Medan Timur) dari Partai Nasdem. Pengurus DPP Punguan Simataraja Indonesia diantaranya, John Wenson Simarmata, Rinton Simarmata, Richard Simarmata, Dosi Raja Simarmata, Lazarus Bona Simarmata, Abdon Simarmata STh dan Uba Simarmata. (js)

Korem 023/KS Gelar Samapta Periodik Semester Satu

Sibolga | suarasumut.com  –  Prajurit Korem 023/KS sedang melaksanakan samapta periodik semester satu di lapangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *