Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Ormas PP Kotapinang Sweeping Gudang Kencing CPO Titi Kembar

Ormas PP Kotapinang Sweeping Gudang Kencing CPO Titi Kembar

Kotapinang | suarasumut.com – Sejumlah massa berpakaian loreng orange dari organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan mendatangi gudang tempat beroperasinya penampungan kencing Crude Palm Oil (CPO) berlokasi di jalan Lintas Sumatera Titi Kembar, Lingkungan Bedagau Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin malam (29/8).

Kedatangan massa ormas PP kelokasi ingin memantau kegiatan aktivas usaha yang diduga ilegal, Sudah hampir setahun kencing CPO beroperasi namun tidak pernah tersentuh hukum, kegiatannya operasinya dimulai pada sore hari hingga malam, terlihat truck tangki pengangkut CPO yang melintas diberhentikan kemudian diarahkan masuk kegudang tersebut, seperti diungkapkan “Ramli Nasution” Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kotapinang kepada awak media.

Ramli menambahkan, tak jarang terkadang tindakan para anggota pemilik usaha kencing CPO melakukan pemaksaan seperti premanisme memberhentikan truck tangki agar mau masuk kelokasi gudang penampungan kencing CPO tersebut. Diharapkan agar pihak penegak hukum segera dapat menindak lanjuti kegiatan Kencing CPO yang sudah lama beroperasi diwilayah hukum Polres Labuhanbatu raya.

Terpisah, Marhalim Rambe (38) warga sekitar lokasi gudang penampungan CPO tersebut, mengakui sering melihat truck tangki masuk kedalam lokasi gudang terkadang truck tangki tersebut antri, lanjut Halim menurut informasi dari warga lokasi tetsebut tempat beroperasi usaha kencing CPO.(zr/ss-ls)

Kata kunci terkait:
jual tangki minyak bekas, berita kriminal terkini kota pinang, gudang minyak cpo ilegal di torgamba, kota pinang titi kembar, minyak CPO kencing sibolga

Lihat Juga

Pembentukan Karakter Dan Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

Medan | suarasumut.com  –  Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan ...