Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Oknum Polisi Pelaku Cabul Dan Pemeras ABG Ditahan

Oknum Polisi Pelaku Cabul Dan Pemeras ABG Ditahan

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Oknum Polisi Brigadir DS dan Bripda AFM terduga pelaku cabul dan pemerasan terhadap SZ (16) ditahan.

Selain Brigadir DS dan Bripda AFM, salah seorang warga sipil berinisial WH juga ikut ditahan karena ikut terlibat.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Nias AKBP. Bazawato Zebua,SH,MH melalui Ps. Paur Humas Aiptu.Osiduhugo Daeli ketika ditemui di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Kamis (4/5).

Kepada media, Osiduhugo mengungkapkan jika Brigadir DS, Bripda AFM personil Sat Narkoba Polres Nias dan warga sipil WH telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak kemarin, Rabu (3/5).

Dugaan pemerkosaan terhadap ketiganya tidak memenuhi unsur, karena sesuai hasil visum, luka pada kemaluan korban adalah luka lama.

Namun, ketiga ditetapkan tersangka atas kasus pencabulan pemerasan. Ketiganya dijerat pasal 81 ayat 1 dan pasal 82 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia tahun 2014 tentang perlindungan anak, serta pasal 368 yunto pasal 55, 56 KUHPidana tentang pemerasan.

Sesuai penelusuran media, korban SZ warga Desa Onozitoli Sifaoroasi, Kota Gunungsitoli masih berstatus sebagai siswa SMP dan duduk dibangku kelas tiga.

Saat ditangkap para ketiga tersangka, SZ bersama pacarnya RZ sedang berduaan di dalam warung internet blue start yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli.

Kedua ABG tersebut dibawa dengan mobil oleh ketiga tersangka dan diminta menyediakan uang sebesar Rp 5 juta jika tidak ingin ditangkap.

Setelah negosiasi, RZ diturunkan untuk mengambil uang sebesar Rp 1 juta. Sedangkan SZ tetap berada diatas mobil dan mobil dibawa keliling oleh para tersangka.

Namun, sebelum RZ tiba, SZ menghubungi RZ cukup menyiapkan uang Rp 600 ribu, sebab dia yang akan membayar uang sisa yang Rp 400 ribu.

Pecahkan Celengan

Ketiga tersangka kemudian membawa SZ ke rumahnya. Untuk memenuhi permintaan tersangka, SZ memecahkan celengannya yang berisi uang Rp 410 ribu dan menyerahkan kepada ketiga tersangka.

Setelah menerima uang dari SZ, ketiga tersangka dihubungi RZ untuk bertemu di jalan Makam Pahlawan, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli guna menyerahkan uang yang Rp 600 ribu.

Sebelum menyerahkan uang tersebut, RZ memberitahu kepada orang tuanya dahulu, dan orang tua RZ melaporkan kepada salah seorang kerabat mereka yang juga anggota Polres Nias.

Kerabat RZ kemudian melakukan pengintaian bersama Propam, dan menangkap ketiga tersangka ketika menerima uang dari RZ di dalah satu warung di Jalan Makam Pahlawan.(al/ss-gs)

Kata kunci terkait:
cabul rantau prapat, polisi cabul gunung sitoli

Lihat Juga

Pembentukan Karakter Dan Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

Medan | suarasumut.com  –  Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan ...