Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Oknum ASN Habisi Korban Karena Diajak Berhubungan Sejenis

Oknum ASN Habisi Korban Karena Diajak Berhubungan Sejenis

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Kesal diajak berhubungan sesama jenis untuk bayar hutang, alasan AH (25) oknum ASN asal Desa Idanotae, Kota Gunungsitoli menghabisi Boy Feniel Mendrofa (27) warga Gido, Kabupaten Nias, Sabtu (12/5).

Hal tersebut diungkap Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan pada konfrensi pers di Mapolres Nias, jalan Melati, Kota Gunungsitoli, Rabu (16/5).

Setelah dihabisi, mayat korban dikubur pelaku dan adiknya IH (20) di pantai Hunambou, Dusun V, Desa Binaka, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Minggu (13/5).

Menurut Kapolres, Sabtu pukul 10.00 wib, korban mendatangi rumah pelaku untuk menagih sisa utang cicilan telepon seluler.

Kala itu pelaku yang berada di rumah berkilah tidak punya uang, sehingga korban meminta pelaku membayar utangnya dengan berhubungan sesama jenis.

Menanggapi permintaan korban, pelaku yang baru dua bulan kenal dengan pelaku menyanggupi, dan melakukannya disamping rumah pelaku.

Keduanya lalu bercumbu, dan ketika korban sudah mulai terangsang, pelaku ijin ke dapur untuk mengambil sesuatu.

Di dapur pelaku mengambil pisau dan kembali menjumpai korban yang masih menunggu disamping rumah.

Lalu keduanya melanjutkan percumbuan yang sempat terhenti, dan ketika korban mulai terangsang dan membelakangi pelaku, pelaku menikam korban dengan pisau yang masih digenggamannya.

Korban sempat melawan dan berteriak, sehingga teriakan korban didengar tetangga pelaku, dan keduanya sempat bergumul karena pelaku membekap mulut korban sehingga mereka terbanting pada pohon disamping rumah pelaku.

Pelaku yang kalap terus menghabisi korban, dan setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku memanggil adiknya IH.

Bersama IH, pelaku mengubur mayat korban di Pantai Hunambou, Desa Binaka, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoki, Minggu (13/5) dinihari.

Berdasarkan laporan warga, pagi Minggu (13/5), pelaku ditangkap ketika sedang mengendarai sepeda motor milik korban di parkiran Rumah Sakit Umum Gunungsitoli.

Dari tangan pelaku disita barang bukti sepeda motor dan telepon seluler korban, dan di rumah pelaku ditemukan ransel, laptop, dompet dan kartu identitas milik korban.

“Sementara waktu yang kita tetapkan tersangka baru pelaku AH, sedangkan adiknya IH masih sebagai saksi dan dalam pengembangan,”ujar Kapolres Nias.

Pelaku yang sehari hari bekerja sebagai ASN di Nias Utara dijerat dengan pasal 340 subsider 328 atau pasal 365 ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. (ih/ss-gs)

Lihat Juga

Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Karo Laksanakan Diklat Revolusi Mental

Karo | suarasumut.com  –  Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *