Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› OJK Siap Jalin Kerjasama Financial Education Di Pulau Nias

OJK Siap Jalin Kerjasama Financial Education Di Pulau Nias

Gunungsitoli | suarasumut.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siap untuk bekerjasama dalam hal financial education di Kepulaun Nias. OJK akan membentuk Tim Percepatan Keuangan Daerah (TPKD), dan melakukan pemberdayakan masyarakat serta mengembangkan lembaga keuangan mikro di Kepulauan Nias.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua OJK Dr. Rahmad Waluyanto pada acara ramah tamah dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli ruang pertemuan, restaurant Kiliki, Jalan Yos Sudarso, Desa Ombolata Ulu, Kota Gunungsitoli, Minggu (7/8).

Dalam paparannya, Wakil Ketua OJK memberitahu, OJK merupakan suatu lembaga otoritas yang akan dan terus memainkan peran dan memberi kontribusi besar bagi pembangunan ekonomi di Indonesia maupun di daerah. Salah satu diantaranya adalah mengatasi krisis perekonomian yang kerap dihadapi akibat kegagalan sistem keuangan ysng disebabkan oleh faktor intern dan ekstern.

Menurut dia, sektor ekonomi sangat penting dalam menumbuh kembangkan industri jasa keuangan, Maka OJK yang dibentuk berdasarkan UU tahun 2011 dibawah pimpinan Dewan Komisioner yang diangkat oleh Presiden, hadir untuk memperhatikan hal hal demikian dalam rangka stabilisasi perekonomian baik dipusat maupun di daerah.

Fungsi lain dari OJK selain mengawasi Sektor Jasa Keuangan/Bank dan Perusahaan/Pasar Modal ataupun Lembaga non Bank agar lebih sehat, yaitu ingin berbuat yang lebih untuk kemajuan masyarakat di Indonesia, seiring program Nawacita yang diusung Presiden RI.

“Saat ini OJK mengawasi lebih kurang Rp12.000 T di Indonesia, dan ini diharapkan dapat dipergunakan seutuhnya, dan bukan hanya oleh para pemilik LKM (Lembaga Keuangan Mikro) ataupun penyandang investasi. Namun, dapat juga dipergunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” tutur Dr. Rahmad Waluyanto.

OJK juga diharapkan dapat melakukan pengawasan pasar modal dan industri keuangan lainnya secara terintegritas, ataupun mengadakan penyidikan jika terjadi kasus pelanggaran pidana di sektor keuangan.

Disamping itu, OJK bertugas untuk melakukan edukasi dan perlindungan konsumen dan memberi wawasan kepada masyarakat mengenai jasa-jasa keuangan, serta cara untuk memperolehnya.Tidak lupa dia mengungkapkan, hak dan kewajibannya dalam rangka berpartisipasi aktif dalam kegiatan investasi dan sektor keuangan manapun, seharusnya memiliki izin dari OJK.

Sebelumnya, Wali Kota Gunungsitoli dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Wakil Ketua OJK, dan memberitahu jika ramah tamah merupakan kegiatan pembukaan, dimana besok akan digelar Seminar Pembangunan Ekonomi Masyarakat Kepukauan Nias dan Sosialisasi OJK di kantor Wali Kota Gunungsitoli.

Wali Kota berharap Dr. Rahmad Waluyanto dapat memaparkan kepada peserta mengenai hal hal yang berkaitan dengan Otoritas Jasa Keuangan. Pada acraa tersebut turut hadir FORKADA se Kepulauan Nias, unsur Forkopimda Kota Gunungsitoli, Sekda Kota Gunungsitoli, Ketua TP.PKK Kota Gunungsitoli dan Kepala SKPD dilingkup Pemko Gunungsitoli.(sw/ss-gs)

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...