Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Hukum & Kriminal ›› Nyaris Ditahan Polisi, Toko Penjual Produk Kadaluwarsa Rogo Kantong Rp.10 Jt

Nyaris Ditahan Polisi, Toko Penjual Produk Kadaluwarsa Rogo Kantong Rp.10 Jt

Rantauprapat, suarasumut.com – Karena menjual Produk kadaluwarsa pemilik Toko Lestari Wills nyaris ditahan polisi. Pasalnya, konsumen yang merasa dirugikan itu menggertak pemilik toko akan melaporkannya ke ranah hukum.

“Sudah berdamai sama Konsumen yang merasa dirugikan pada hari itu juga, jadi tidak sampai diperiksa di unit ini,”kata Kanit Ekonomi Ipda Ramses Panjaitan Polres Labuhanbatu saat dikonfirmasi Wartawan diruang kerjanya, Senin (4/5) sekitar 11.11 wib.

Dikatakannya, atas tidak sampainya proses ke unitnya soal kasus tersebut dikarenakan pihak pelapor belum sempat mengadukan meski sudah sampainya pemilik toko ke Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK).

“Memang sudah sampai ke SPK, tapi dengar kabar nggak jadi ngadu dan kabarnya sudah berdamai,”sebut Ramses.

Secara terpisah Wills yang merupakan pemilik penjual produk kadaluwarsa mengatakan kalau ia sudah berdamai dengan konsumen yang dirugikan. “Sudahlah apalagi, saya sudah berikan uang banyak untuk urus masalah itu dan untuk para oknum wartawan juga sudah saya berikan,”terang Wills.

Beredar kabar atas terselesaikan dan tidak melapor kepolisi karena adanya bujukan dari oknum Polisi yang diduga pembek-up toko tersebut.

“Untuk oknum polisi yang bertugas di SPK isunya Rp.3 juta, dan untuk yang dirugikan Rp.7 juta kabarnya,”sebut sumber dilingkungan Polres Labuhanbatu.

Diberitakan sebelumnya,akibat diduga menjual produk masker merk Pulanina atau Whitening Ant-Spot Mask kadaluarsa, Toko Lestari Jalan Jenderal Ahmad Yani No.72 Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, didatangi sejumlah pembeli dan warga.

Amatan dilokasi, Rabu (29/4) sekitar pukul 15.36 WIB disaat terjadi keributan ditoko tersebut, Nurmala Rambe didampingi suaminya Erwin Siregar serta seorang ibu bernama Ningsih mempertanyakan mengapa masih menjual produk yang berakhir pada 12 Desember 2014.

Setelah terjadi keributan antara pembeli dengan sejumlah pegawai disana, Wills selaku pemilik Toko Lestari meminta kepada Erwin dan istrinya agar tidak mempermasalahkan dan tidak melaporkannya ke pihak kepolisian.

Disela-sela perdebatan, sejumlah personil kepolisian dari Reskrim Polres Labuhanbatu menengahi masalah serta membawa korban pembeli produk kadaluarsa serta pemilik toko ke Mapolres untuk tindak lanjut pelanggaran terhadap hukum jual beli itu.(ao/ss/rp)

Kata kunci terkait:
toko lestari kota rantau prapat sumatera utara

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...