Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Narkoba Dikalangan Artis, NasDem: Perlu Pengawasan Lebih

Narkoba Dikalangan Artis, NasDem: Perlu Pengawasan Lebih

Jakarta | suarasumut.com  –  Kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan artis mendapat sorotan dari kalangan DPR. Anggota Komisi III Ahmad Sahroni menilai dunia hiburan memang rawan terhadap hal tersebut.

Vitalitas menjadi alasan mereka mengonsumsi obat terlarang. Sahroni mengatakan, apapun alasan penggunaan narkoba tanpa indikasi medis tertentu adalah pelanggaran hukum.

Menurutnya, alasan kecemasan, alasan kebugaran, tidak bisa menjadi pembenaran dari praktik penyalahgunaan narkoba.

“Vitalitas itu mengkonsumsi obat (narkoba) itu kuno. Mau sehat dan bugar ya berolahraga dan melakukan aktivitas positif,” paparnya disela pertemuan dengan ribuan warga Taman Aries, Jakarta Barat, Senin (26/2).

Dalam beberapa laporan, sabu dan golongan amfetamin lainnya menjadi jenis narkoba yang banyak dikonsumsi artis. Jenis narkoba ini umumnya digunakan untuk memberi efek bugar bagi penggunanya. Namun penggunaan narkoba ini pun berbahaya bagi tubuh dan dilarang UU.

Oleh karena itu perlu pengawasan lebih terhadap dunia mereka.

“Saya kira perlu ada pengawasan itu terhadap mereka. Dunia mereka kan rawan. Dengan begitu, mereka tidak akan berani bersentuhan dengan dunia narkotika,” tegas legislator asal Jakarta ini.

Selain itu, dia juga berharap masyarakat mulai dari tingkat keluarga sudah harus menyatakan perang terhadap narkoba. Semua harus bersatu padu memerangi narkoba.

“Aparat hukum menindak tegas, masyarakat bekerja untuk menekan demand narkoba mulai dari lingkungan terkecilnya. Sehingga bonus demografi Indonesia tidak dimanfaatkan pihak luar untuk merusak Indonesia,” pungkasnya.(pr/ss-jk)

Lihat Juga

Pemkab Nias Diperintahkan Bayar Kerugian PT CAU Rp 1,2 Milliar

Nias | suarasumut. com–Pengadilan Negeri Gunungsitoli perintahkan Pemerintah Kabupaten Nias untuk membayar kerugian PT Citra ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *