Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Napi Pembunuh Petugas Pajak Plesiran, Lapas Gunungsitoli Didemo

Napi Pembunuh Petugas Pajak Plesiran, Lapas Gunungsitoli Didemo

Gunungsitoli | suarasumut. com  –  Karena ketahuan napi pembunuh petugas pajak plesiran di pantai Walo, Nias Utara, Lembaga Pemasyarakatandi Desa Boyo, Kota Gunungsitoli didemo, Rabu (21/3).

Demo dilakukan sejumlah warga Kota Gunungsitoli yang menamakan diri sebagai LSM Penjara se Kepulauan Nias.

Pada aksinya, Koordinator aksi Chandra Arby Bugis menyayangkan tindakan Lapas Gunungsitoli yang membiarkan napi pembunuh dua petugas pajak Agusman Lahagu bebas berkeliaran bersama istri di pantai Walo, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara.

Chandra juga menuding jika terjadi penyalahgunaan jabatan dan aksi pungutan liar di dalam Lapas Gunungsitoli.

Bahkan istri Napi kasus pembunuh dua petugas pajak setiap malam bebas mengunjungi suaminya yang ditahan di Lapas Gunungsitoli.

Atas tindakan Lapas Gunungsitoli, LSM Penjara meminta Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia Yasona Hamonangan Laoli menyikapi hal tersebut.

Memberi sanksi tegas dan mencopot Kepala Lapas Gunungsitoli, dan meminta kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM untuk memindahkan Agusman Lahagu dari Lapas Gunungsitoli.

Selain itu, Kepala Lapas Gunungsitoli didesak untuk mengundurkan diri, dan menghentikan praktek pungutan liar dan penyalahgunaan jabatan di Lapas Gunungsitoli.

Serta tidak memberikan kesempatan kepada napi kasus pembunuhan untuk berkeliaran di luar komplek Lapas Gunungsitoli.

Menanggapi tuntutan para demonstran, Kalapas Kepala Gunungsitoli Yunus Simangunsong menjelaskan jika pengeluaran Agusman Lahagu dari Lapas sudah sesuai prosedur.

Dia memberitahu jika kasus tersebut sudah ditindaklanjuti tim Kanwil Sumut pada tanggal 15 Maret.

Bahkan dia membantah telah memberikan kebijakan memberi kebebasan atau jalan jalan kepada Agusman Lahagu, sebab saat kejadian dia lagi diluar daerah mengikuti rapat.

Soal pemindahan napi, menurut dia hal itu hak Kantor Wilayah, dan tuntutan tersebut akan disampaikan ke Kantor Wilayah.

“Tidak ada pungutan liar dan penyalahgunaan jabatan di Lapas Gunungsitoli, dan saya siap mempertemukan dengan 275 warga binaan untuk membuktikan hal tersebut,”tegas Yunus.

Mengenai tudingan istri Agusman tiap malam membesuk suaminya, Kalapas membantah keras dan menegaskan jika di Lapas ada CCTV dan bisa dicek.

“Saya ingin tahu siapa yang beri info istri Agusman tiap malam berkunjung ke Lapas, saya ingin tahu karena itu pencemaran nama baik,”ucapnya.

Untuk diketahui, Agusman Lahagu adalah Napi pembunuh dua petugas pajak yang dihukum 20 tahun penjara.

Agusman kepergok warga sedang berada di pantai Walo, Nias Utara bersama istrinya dan dua sipil Lapas Gunungsitoli tanggal 3 Maret 2018.(al/ss-gs)

Lihat Juga

KPU Palas Melakukan Penyempurnaan DPTHP Kedua

Palas | suarasumut.com  –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) melakukan penyempurnaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.