Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Mutasi Pejabat Tapteng, KITA-PD Sarankan Bupati Harus Berorientasi Pada Reformasi Birokrasi
Ket Foto : Gilbert Pasaribu, Kabid. Litbang Dan Investigasi DPP KITA-PD
Ket Foto : Gilbert Pasaribu, Kabid. Litbang Dan Investigasi DPP KITA-PD

Mutasi Pejabat Tapteng, KITA-PD Sarankan Bupati Harus Berorientasi Pada Reformasi Birokrasi

Tapteng | suarasumut.com  –  Bakhtiar Ahmad Sibarani Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) telah melakukan mutasi besar-besaran di internal Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng). Bupati yang dilantik Gubernur Sumut tanggal 22 Mei 2017 itu, Senin kemarin (27/11/2017) telah melantik 152 pejabat Eselon 3 dan 4 ditambah lagi 5 pimpinan SKPD termasuk Sekwan diwilayah Pemkab Tapteng.

Kepala Bidang Litbang dan Investigasi DPP Koalisi Independen Transparansi Anggaran Pusat dan Daerah ( KITA – PD ) Gilbert Pasaribu terhadap suarasumut.com menanggapi pelantikan itu.

Gilbert mengatakan, penggeseran jabatan daerah itu harus mengacu kepada ketentuan peraturan serta berorientasi pada reformasi birokrasi.

“Sah saja, Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani melakukan mutasi di internal Pemda Kabupaten Tapanuli Tengah, akan tetapi, harus berorientasi pada reformasi birokrasi,” kata Gilbert melalui selulernya di Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Namun, Ia mengegaskan, bukan sebaliknya pula mutasi dilakukan hanya karena faktor kedekatan hubungan keluarga atau bersifat politis, misalnya, terang Gilbert, atau dikarenakan permintaan maupun titipan dari tim sukses pada saat masa kampanye Pilkada sebelumnya.

“Mengingat sebelumnya, betapa sembrautnya sistem birokrasi di Kabupaten Tapanuli Tengah. Sudah sepatutnya Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani lebih berorientasi pada reformasi birokrasi, selaras dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik seperti yang tertuang di dalam Undang Undang Nomor 30 Tahun 2014,” ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskan Kabid Litbang KITA-PD ini, reformasi birokrasi pada hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan. Perubahan mendasar pada sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess) dan sumber daya aparatur.

“Maka dalam agenda mutasi ini, Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani harus berani memberikan garansi kepada publik. Bahwa hal ini dilakukan untuk mewujudkan sistem pelayanan yang lebih terpadu, birokrasi satu pintu, tidak bertele-tele dan tepat guna,” jelas Gilbert.

Putra daerah ini menyarankan, agar bupati Tapteng lebih obyektif dalam memilih pejabat daerah agar nantinya birokrasi yang bersifat pengabdian dapat terwujud lebih baik kedepannya.

“Artinya, pejabat yang sudah dilantik harus memiliki prestasi sebelumnya dan tidak akan berpotensi untuk melakukan pungutan liar (pungli). Maka demikian, birokrasi yang bersifat pengabdian itu akan terwujud,” pinta Gilbert.(ph/ss-tt)

 

Kata kunci terkait:
pelantikan pejabat tapteng, Mutasi Pejabat Tapteng 2017, Mutasi Tapteng 2018

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.