Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Motif Kasus Pembunuhan Roy Di Lapo Tuak Kotapinang

Motif Kasus Pembunuhan Roy Di Lapo Tuak Kotapinang

Kotapinang | suarasumut.com  –  Jajaran Polres Labuhanbatu berhasil meringkus tersangka Penikaman seorang Pria hingga tewas Di Lopo Tuak Blok Songo Kota Pinang beberapa hari yang lalu, tersangka Dani Suprayetno (28) mengaku gelap mata saat menikam Roman alias Roy (33) hingga tewas.

Dia tak bisa membendung emosi karena korban melecehkan istrinya, Ika Lestari (25). Kata Dani, tidak bisa menerima sikap korban yang melecehkan istrinya saat bertemu di kedai tuak Jalinsum Blok Songo, Kelurahan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). “Dia bilang mau pakai istriku, maka langsung kutikam. Aku emosi lepas kendali,”ucapnya ketika pemaparan kasusnya di Polres Labuhanbatu, Jumat (15/1).

Cerita Dani, kejadian itu berawal saat itu dia membonceng istrinya membeli rokok ke warung yang kebetulan berdekatan dengan kedai tuak (TKP), sepulangnya, dia singgah ke kedai tuak setelah pemilik warung memanggilnya Dia bilang, sini bakar-bakar ikan. “Maka aku dan istriku singgah ke lapo tuak itu,”terangnya.

Tak berapa lama di kedai tuak itu, kemudian tersangka mengantarkan rekannya yang sudah mabuk berat ke rumahnya, kebetulan pada saat itu kawannya itu sedang minum tuak diwarung tersebut, alasan tersangka mengantar rekannya.

“Karena kasihan melihat kawannya yang sudah mabuk berat, sedangkan istriku ku tinggal sebentar di lapo tuak itu,” katanya.

Sekembalinya ke kedai tuak, Dani kembali duduk bersama istrinya. Namun saat itu korban Roman alias Roy sejak awal berada di kedai tuak datang menghampiri tersangka dan isterinya, sambil menyapa tersangka. “Apakah itu istrimu? lalu ku jawab, iya kenapa? lalu korban bertanya lagi, apakah jika melihat istrimu harus bayar? nah, saat itu aku sudah diam,”tuturnya sambil menirukan pertanyaan korban.

Tapi korban terus mengoceh hingga bilang mau pakai istrinya, saat itu Dani merasa tersinggung dengan perkataan korban, dia pun lantas mengeluarkan pisau yang terselip dipinggangnya dan menikami tubuh korban hingga roboh. “Pisau itu memang ada kian di pinggangku. Sengaja kubawa-bawa untuk dijual. Maka tinggal enak saja aku menikamnya,” katanya.

Lanjut Dani seorang ayah memiliki seorang anak bernama Rusel berusia 6 tahun mengatakan siap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka pun mengaku sudah pasrah menjalani hukuman yang akan dijatuhkan akibat menikam korban. Dia menegaskan, istrinya tidak terlibat dalam kasus pembunuhan ini. “Aku yang menghabisi nyawanya. Jadi, biarlah aku yang menjalani hukuman ini. Jangan libatkan istriku karena aku sayang dia,”paparnya”.

Wakapolres Labuhanbatu Kompol Sugeng didampingi Kasat Reskrim AKP Hadi S. Siagian, memaparkan pada awak media, korban ditikam tersangka Dani dibagian perut dan punggung sehingga usus terburai. Meskipun sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Nuraini, Blok Songo oleh warga setempat, nyawa korban tidak bisa diselamatkan karena pendarahan yang banyak.

Atas tindak pidana itu, Kasat Reskrim bersama personel lainnya langsung mengejar tersangka Dani sampai ke wilayah hukum Polres Rokan Hilir (Rohil) dan Polres Tapanuli Selatan (Tapsel). Pelarian tersangka Dani pun berakhir setelah kepolisian mengetahui keberadaannya disekitar perkebunan kelapa sawit Trans Aliaga Sosa, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas.

Dia kemudian langsung digiring ke Polres Labuhanbatu diperiksa. “Pada Kamis (14/1) sekitar pukul 04.00 wib atau kurang dari 2 x 24 jam, tersangka kami ringkus. Barang buktinya baju, celana, pisau sangkur, dan sepeda motor. Tersangka disangkakan Pasal 338 subsider 351 ayat 3 KUHP ancaman hukuman 15 tahun,”ujarnya.

Wakapolres menambahkan, aksi tindak pidana terjadi dalam perkara ini juga tidak terlepas dari pengaruh minuman keras yang diduga dikonsumsi. “Kami himbau kepada masyarakat agar menghindari minuman beralkohol, seperti tuak dan sebagainya. Karena akibat pengaruh minuman keras ini bisa menimbulkan tindak pidana,”ucapnya.(zr/ss/ls)

Kata kunci terkait:
pembunuhan di labusel, pembunuhan kota pinang, berita kotapinang, mutilasi dikota pinang, kasus pembunuhan di labusel blok songo, kasus pembunuhan di labuhan baru kanopan tgl 9 bulan ini, penangakapan 2016 di bloksonfo labusel, kasus kriminal di labusel maret 2017, lirik lagu bali tuak adalah nyawa, Kota pinang labuhan batu

Lihat Juga

Komunitas KO2PI-STMIK Budi Darma SelenggarakanWorkshop Penulisan Dan Publikasi Artikel Ilmiah

Medan | suarasumut.com  –  Komunitas Kolaborasi Publikasi Indonesia (KO2PI) adakan Workshop on Multidisciplinary and Applications ...