Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Miris.!, Oknum Dokter RSUD Rantauprapat Ngamuk -Ngamuk Ke Pasien

Miris.!, Oknum Dokter RSUD Rantauprapat Ngamuk -Ngamuk Ke Pasien

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Oknum Dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat Bernama Edi Jannis SPP ngamuk-ngamuk ke pasien Iskandar (65) yang berobat penyakit paru-paru kepadanya. Akhirnya Pasien yang terkena amukan Oknum Dokter itu langsung pulang ke rumahnya karena tak tahan atas omelan Oknum Dokter tersebut.

Kepada Wartawan, Selasa (13/3/2018) Doni yang merupakan anak pasien menceritakan,bahwa oknum Dokter tersebut sangat arogan dalam berbahasa kepada ayahnya,sehingga atas amukan Dokter tersebut ayah saya langsung pulang dan merasa lebih sakit lagi atas amukan Dokter tersebut.

“Saya juga orang medis bang, saya tahu juga prosedur kok marah marah pula dia sama ayah saya,kalau memang ngak mau capek jagan lah jadi Dokter Paru apa memang begitu anjuran rumah sakit bertanya kepasien. Ngak senang aku cara Oknum Dokter itu terhadap ayahku bang, akan ku laporkan ini kedewan kode etik, “kata Doni diruang Medis Paru pada Wartawan.

Katanya lagi, atas ocehan oknum tersebut ia pun berencana akan mengobatkan ayahnya kemedan. Sebab Oknum Dokter yang menangani penyakit paru itu terkesan arogan di RSUD Rantauprapat.

“Ayah ku rencannya mau naik Haji bang, dulunya ada penyakit paru-paru ayahku sehingga mau kucek. Eh..! Malah dia ngamuk -ngamuk entah apa apa saja dibilangnnya keayahku. Atas omelannya itu jadi naik darah tinggi ayahku, jadi pulang lah ayahku,”ungkap Doni.

Tak sampai disitu, ternyata salah satu pasien yang pengidap paru-paru juga membeberkan kalau oknum tersebut kerap marah-marah terhadapnya.

“Aku saja selalu kenak marah-marah sama dokter itu. Entah apa saja dibilangnya, yang dibilangnya siapa yang menyuruh berobat kemarilah, entah apa apalah, “ungkap bernama Pangidoran Rambe.

Sementara Dokter Edi saat dikonfirmasi diruang kerjanya membantah kalau dianya telah mengamuk-ngamuk terhadap pasiennya.

“Saya hanya ngomong keras. Karena kalau sudah tua ngomongnya kan pelan, jadi harus keraslah ngomongnya biar dengar saya apa keluhannya. Apalagi jarak saya berbicara terhadap pasien lebih kurang tiga meter, “bilang Edi.

Sedangkan Humas RSUD Rantauprapat Doni P Simamora yang langsung mendengar bukti rekaman pasien mengatakan akan melaporkan persoalan ini ke dewan Etik Dokter.

“Sesuai adanya bukti rekaman tolong dikirim ke saya bang, agar hal ini saya laporkan ke yang berwenang. Sebagian saya langsung mendengar keluhan dari pak Pangidoran Rambe,”pungkas Simamora. (ab/ss-lb)

Lihat Juga

Bayar PSK Pakai Uang Palsu, Oknum ASN Kabupaten Nias Ditangkap

Nias | suarasumut.com  –  Bayar jasa psk pakai uang palsu, oknum aparatur sipil negara berinisial ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *