Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Umum ›› Minta Keadilan, Puluhan Warga Datangi Kantor Kejaksaan

Minta Keadilan, Puluhan Warga Datangi Kantor Kejaksaan

Rantauprapat, suarasumut.com – Puluhan warga dari Dusun Panca Arga II, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rantauprapat yang berada di jalan SM.Raja Rantauprapat, Senin (25/5).

Puluhan warga tersebut datang ke kantor Kejari untuk meminta keadilan agar ke tiga temannya yakni Sarman Simamora (27), Walder Simbolon (27) dan Siholmarito (26) yang telah dituntut oleh Jaksa Penuntut umum 4 tahun penjara agar diberikan keadilan.

“Kami datang kemari hanya meminta keadilan. Agar ketiga teman kami dihukum seadil-adilnya,”pinta H.Ramli salah satu perwakilan warga.

Menurutnya, Jaksa penuntut umum telah membeda-medakan hukuman, dimana Josepen Nainggolan (30) hanya dituntut 2 tahun. Sedangkan ketiga temannya dituntut 4 tahun. “Kami tidak mau hukumannya dibeda-bedakan. Sebab, perbuatan mereka sama,” katanya.

Atas permintaan warga tersebut, Kasipidum kejari Rantauprapat Allan Baskhara berjanji akan memberikan keadilan seadil adilnya kepada terdakwa tersebut. “Terima kasih atas kedatangannya. Kami janji akan memberikan keadilan seadil-adilnya kepada mereka,”jawabnya.

Usai mendengarkan pernyataan dari Kasipidum Kejari Rantauprapat, puluhan warga tersebut pergi menuju Pengadilan Negeri Rantauprapat untuk mengikuti sidang pembacaan vonis.

Didalam persidangan, majelis hakim yang diketuai oleh R.Aji Membacakan vonis kepada ketiga terdakwa divonis 1 tahun 6 bulan. Atas pembacaan vonis tersebut, Jaksa penuntut umum Susi Sihombing menyatakan pikir-pikir. Setelah mendengarkan pembacaan vonis Hakim, puluhan warga tersebut membubarkan diri.

Sebelumnya, sengketa tanah di Dusun Panca Arga II, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu memakan korban. Enam orang menderita luka bacok dalam bentrok antara dua kelompok warga pada Senin (22/12) sekitar pukul 10.00 WIB itu.

Para korban warga Dusun Panca Arga II itu dilarikan ke RSUD Rantauprapat guna mendapatkan perawatan medis. Sementara itu keterangan yang didapat menyebutkan, bentrok dipicu sengketa tanah anggota FKPPI Labuhanbatu dengan Nainggolan Cs yang sama-sama mengklaim sebagai pemilik lahan seluas 80 hektare tersebut.

Bentrokan terjadi saat puluhan anggota Nainggolan Cs yang didominasi warga Pakat Dusun Simpang III, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan sedang memanen kelapa sawit dilahan sengketa.

Menyaksikan itu, sejumlah anggota FKPPI Labuhanbatu datang dan mencoba menghentikan aktivitas puluhan anggota Nainggolan Cs, sehingga bentrokan antar kedua kubu tak terhindarkan.

Kelompok anggota FKPPI yang kalah banyak jadi bulan-bulanan puluhan anggota Nainggolan Cs yang membawa sejumlah senjata tajam. Akibatnya, enam orang anggota FKPPI Labuhanbatu yang kesemuanya warga Dusun Panca Arga II, Desa Tanjung Harapan, dilarikan ke RSUD Rantauprapat karena menderita luka bacok di sejumlah bagian tubuh.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie,Sik melalui Kasat Reskrim AKP Hendra Eko Triyulianto mengatakan, pihaknya telah mengetahui sebelas nama pelaku penyerangan dan pembacokan enam anggota FKPPI tersebut. Mereka Maruli Nainggolan, Hengki Nainggolan, Jhosepen Nainggolan, Arnold Sitanggang, Hendrik Nelson, Beata Murni, Antonius Nainggolan, Torangan Marbun, Haposan Rumahorbo, Togar Munte, dan Andar Tua Nainggolan. “Selanjutnya masih dalam penyelidikan kita, siapa-siapa saja yang terlibat,” ujarnya.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...