Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Mesin PLTD Berhenti Operasi, Listrik Di Nias Padam Total

Mesin PLTD Berhenti Operasi, Listrik Di Nias Padam Total

Nias | suarasumut.com — Mulai pukul 02.00 wib dinihari, Sabtu (2/4), mesin PLTD Moawo berdaya 10 MW dan mesin PLT Idanoi berdaya 10 MW berhenti beroperasi. Akibatnya, aliran listrik di seluruh Pulau Nias berhenti total hingga saat ini, Sabtu (2/4).

Manager PT.PLN Area Nias Krisantus melalui Humas PT.PLN Area Nias Mustafrizal yang dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (2/4), membenarkan jika listrik di seluruh Pulau Nias padam total tanpa batas waktu.

Pemadaman dilakukan akibat kontrak PT.PLN dengan pihak ketiga (vendor) pemilik mesin yang ada di PLTD Moawo dan PLTD Idanoi telah berakhir. Saat ini PT.PLN Area Nias sedang mencari solusi untuk menyelesaikan masalah pemadaman listrik yang terjadi di seluruh Pulau Nias.

PT.PLN Area Nias tidak dapat memastikan kapan pemadaman berakhir, dan masalah tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Sumatera Utara dan pimpinan pusat di Jakarta.

“Pemadaman terjadi karena pihak rekanan menghentikan operasi mesin 10 MW di PLTD Moawo dan 10 MW di PLTD Idanoi. Kontrak kita dengan rekanan telah habis, dan kita tidak menyangka jika pihak rekanan tidak memperpanjang kontrak. Kita sedang melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi pemadaman di Nias, bahkan kita sudah melapor ke Gubernur dan pimpinan di Jakarta,” ungkap Humas PT.PLN Area Nias.
Utang PT.PLN Nias Rp 18 Milliar

Humas PT.PLN Area Nias Mustafrizal juga mengakui, PT.PLN Area Nias sempat memiliki utang sebesar Rp 18 milliar kepada rekanan. Menurut dia, PT.PLN Area Nias kala itu bukan tidak mau membayar utang, tetapi karena berkas pajak dari rekanan belum selesai.

Berkas pajak dari rekanan sesuai kontrak sejak bulan Maret 2015- Maret 2016 barus selesai pada bulan Februari. Sehingga tanggal 23 Maret 2016, PT.PLN Area Nias membayar utang sebesar Rp 9 Milliar.

Sisa yang Rp 9 Milliar dijanjikan akan dibayar pada 1 April 2016 kepada vendor, dan semua telah diselesaikan kemarin. Saat ini, PT.PLN Area Nias berusaha berkoordinasi dengan pihak vendor, tetapi mereka meminta pembayaran dahulu.

“Kita sudah berusaha berkoordinasi dengan pihak vendor, tetapi mereka minta pembayaran awal. Kita masih berusaha, dan berharap pihak vendor lebih mengutamakan kepentingan masyarakat,”ujar Mustafrizal.(ih/ss-ni)

Kata kunci terkait:
pltd berhenti operasi

Lihat Juga

Cegah Mismatch Menahun, BPJS Kesehatan Diminta Koreksi Diri

Jakarta | suarasumut.com  –  Anggota Komisi IX Irma Suryani mengibaratkan defisit yang dialami Badan Penyelenggara ...