Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Menteri PP & PA Sosialisasikan UU Di Pantai Barat Sumatra

Menteri PP & PA Sosialisasikan UU Di Pantai Barat Sumatra

Tapteng | suarasumut.com  –  Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (PP dan PA), Yohana Susana Yembise, bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, H Iskan Qolba Lubis MA, lakukan kunjungan kerja ke Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Tujuan kedatangan Menteri PP dan PA dan rombongan tersebut dalam rangka mensosialisasikan Undang – Undang Perlindungan Anak, yang diadakan di Ball Room PIA Hotel, Pandan, Kamis (23/02)

Pj Bupati Tapteng, Drs Bukit Tambunan MAP, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Menteri PP dan PA, beserta Wakil Ketua Komisi 8 DPR RI H. Iskan Qolba Lubis MA. “Kedatangan rombongan diharapkan membawa berkah bagi masyarakat Tapteng dan Sibolga,”sambut Bukit Tambunan.

Dikatakannya, salah satu masalah besar yang dihadapi oleh anak, adalah tindak kekerasan. Untuk mengatasi hal tersebut lanjutnya, dibutuhkan peran serta orang tua melindungi anak-anak, dikarenakan anak merupakan permata masa depan bangsa.

“Sebagai bentuk wujud dukungan terhadap perlindungan anak pemkab Tapteng telah membentuk Komisi Perlindungan Anak pada pada Tahun 2015, dan membentuk Pusat Layanan Terpadu terhadap ibu dan anak Tahun 2016,” ungkap Bukit.

Lanjutnya, untuk mengakhiri kekerasan dan perdagangan anak. Kadis PP dan PA nantinya akan bekerjasama dengan KPIA Tapteng. “Salah satu program unggulan Kementerian Perempuan dan Perlindungan anak adalah Three Ends, yaitu mengakhiri kekerasan teehadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia dan mengakhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan,” jelasnya.

Untuk menindaklanjuti program tersebut, Pemkab Tapteng melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, telah melakukan kegiatan antara lain, membentuk Kabupaten Layak Anak, dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perlindungan Anak.

Menteri Pemberdayaan PP dan PA, Yohana Susana Yembise, menjelaskan, sosialiasi peraturan perundang – undangan terkait perempuan dan anak, bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai urgensi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang yang terkait dengan hal tersebut.

“ Fakta empiris menunjukkan bahwa masih banyak kasus yang terkait dengan perempuan dan anak terjadi akhir – akhir ini. Misalnya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual terhadap anak, penelantaran anak, perdagangan perempuan dan anak, dan sebagainya,” jelas Yohana.

Menteri PP dan PA menegaskan, anak – anak harus diselamatkan, mata rantai tindak kekerasan terhadap anak harus putuskan. Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, bersama – sama dengan Pemerintah Kecamatan, aparata desa, PKK, LSM, agar mensosialisasikan Undang – Undang Perlindungan Perempuan dan Anak. “Pemberdayaan dan melindungi perempuan merupakan urusan wajib, karna perempuanlah yang akan melahirkan anak – anak yang berkwalitas,” ucapnya.

Ditambahkan Yohana, kekerasan fisik terhadap anak masih tinggi, bahkan salah satu yang harus diwaspadai adalah masih terjadinya kekerasan sex. Dan yang paling membahayakan adalah pengaruh narkoba yang akan merusak masa depan anak.

Sementara, Ketua Komisi VIII DPR RI, H Iskan Qolba Lubis MA, mengharapkan, Tapteng dan Sibolga menjadi kota layak anak, agar pemerintah dapat mengucurkan anggaran untuk pembinaan melindungi Ibu dan anak

“Melindungi ibu dan anak merupakan salah satu tujuan sosialisasi undang – undang perlindungan anak, dimana negara melindungi hak privasi seseorang. Kemajuan suatu negara harus didukung oleh kaum perempuan, maka seharusnya perempuan diberdayakan, mengambil peran serta memajukan dan mensejahterakan bangsa,” ungkap Iskan.

Disamping dihadiri Walikota Sibolga dan Wakil Walikota Sibolga, kegiatan sosialisasi juga dihadiri unsur Forkopinda Sibolga – Tapteng, Sekdakab Tapteng, pimpinan SKPD, Camat se Tapteng, Organisasi Wanita, TP PKK Tapteng, Darma Wanita Persatuan, Ketua Persit Kartika Candra Kirana, pengurus Bhayangkari Polres Tapteng, tokoh adat, tokoh agama, dam tokoh pemuda se Tapteng dan kota Sibolga.(ph/ss-tt)

Lihat Juga

Sosialisasi Seleksi, Pembinaan Calon Anggota Polri, Polres Tapteng MoU Dengan Pemkab

Tapteng | suarasumut.com –  Melahirkan serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi muda Tapanuli ...