Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Menteri Pariwisata Arief Yahya Letak Batu Pertama Monumen Gempa Di Nias

Menteri Pariwisata Arief Yahya Letak Batu Pertama Monumen Gempa Di Nias

Nias, suarasumut.com—Pada peringatan 10 tahun terjadinya gempa di Pulau Nias, Sabtu (28/3), Menteri Pariwisata Arief Yahya berkunjung ke Pulau Nias. Kunjungan Menteri Pariwisata, selain ikut pada peringatan 10 tahun terjadinya gempa di Nias, sekalian melakukan peletakkan batu pertama monumen peringatan gempa yang akan dibangun di Kota Gunungsitoli.

Selain Menteri Pariwisata, pada acara peringatan 10 tahun terjadinya gempa di Nias juga ikurt dihadiri Menteri Hukum dan Ham Yasona Hamonangan Laoli, Wakil Gubernur Sumatera Utara H.Tengku Erriy Nuradi, Ketua Asosiasi Pemerintah Daerah se Indonesia (Apkasi) Isran Noor, dan sejumlah duta besar negara sahabat dan investor.

Arief Yahya dalam sambutannya pada acara peringatan 10 tahun terjadinya gempa yang fokuskan di komplek eks TPI Gunungsitoli, Jalan Lagundri, Kota Gunungsitoli, memberitahu jika industri yang diandalkan di Pulau Nias adalah pariwisata.

Namun dia kecewa, karena wisatawan yang mengunjungi Nias setiap tahun sangat minim, yakni hanya 25 ribu orang. Seharusnya pendapatan asli nias 50 persen dari pariwisata, tetapi yang terjadi sangat mengecewakan dan berbanding terbalik.

Dia berharap, sektor pariwisata di Nias ditingkatkan dan menargetkan tahun 2015 ini, wisatawan yang berkunjung ke Pulau Nias mencapai 100 ribu orang dan hingga tahun 2024, bisa mencapai target 1 juta wisatawan yang berkunjung ke Nias setiap tahunnya.

Menunjang hal tersbeut, Menpar memberitahu jika dia telah meminta Menteri Perhubungan untuk menambah panjang landasan pacu bandara yang ada di Nias, dari 1800 meter menjadi 2.200 meter dalam waktu dekat.

Jika telah ditambah, dia berjanji akan menambah landasan pacu tersebut menjadi 2.500 meter dengan syarat pemerintah daerah harus menyediakan lahan. Tujuan penambahan landasan pacu, supaya pesawat berbadan besar dapat masuk ke Nias, dan harga tiket perorangan menjadi murah, dan wisatawan dapat berkunjung ke Nias dengan biaya murah.

Hotel Berbintang Akan Dibangun Di Kota Gunungsitoli

Di tempat yang sama, Duta Besar Negara Chisel Niko Barito yang juga berkunjung ke Nias memberitahu, Negara Chisel hanya berpenduduk 200 ribu jiwa. Namun wisatawan yang berkunjung ke Chelse setiap tahunnya mencapai 500 ribu jiwa.

Nico tidak lupa mengatakan, suatu kehormatan bagi mereka bisa hadir pada peringatan 10 tahun di Nias, dan dia berharap monumen gempa yang akan dibangun pemerintah akan menjadi ikon pulau nias. Dia memberitahu, tahun ini akan dibangun 2 hotel berbintang di Pulau Nias, dimana lokasinya 1 di Kota Gunungsitoli dan 1 di Nias Utara.

Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM menanggapi penambahan landasan pacu bandara binaka, mengatakan kepada sejumlah wartawan bahwa hal tersebut sedang direalisasikan, dan mungkin dalam waktu dekat landasan pacu bandara binaka akan di perpanjang menjadi 2.200 meter. (sw/ss/ni)

Kata kunci terkait:
kunjungan menteri ke nisel

Lihat Juga

Sosialisasi Seleksi, Pembinaan Calon Anggota Polri, Polres Tapteng MoU Dengan Pemkab

Tapteng | suarasumut.com –  Melahirkan serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi muda Tapanuli ...