Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Citizen Journalism ›› Mau Punya Pengalaman Kepemimpinan Dan Kehidupan Internasional? AIESEC Hadir Di USU

Mau Punya Pengalaman Kepemimpinan Dan Kehidupan Internasional? AIESEC Hadir Di USU

Medan, suarasumut.com  –  AIESEC merupakan sebuah organisasi internasional non profit terbesar di dunia yang tersebar di 126 negara yang berfokus kepada pengembangan kepemimpinan dan pengalaman internasional pemuda. Organisasi yang memiliki visi “Peace and Fullfillment of Humankind Potential” (Perdamaian dan Pemenuhan Potensi Manusia) ini pada awalnya terbentuk dikarenakan banyaknya pemuda yang meninggal akibat perang dunia kedua. Hal ini menyebabkan mahasiswa yang berasal dari 6 universitas di dunia berusaha untuk menciptakan perdamaian dengan pengembangan nilai-nilai kemanusiaan serta potensi-potensi yang dimiliki pemuda untuk menjadi pemimpin di masa mendatang.

AIESEC merupakan organisasi yang aktif melakukan pertukan pelajar ke berbagai negara. Melalui pertukaran tersebut pemahaman kebudayaan, pengetahuan, dan tumbuhnya pemikiran yang bersifat global, serta jiwa relawan yang penuh pengabdian dan keikhlasan dapat menciptakan perdamaian antar sesama yang bermanfaat bagi masyarakat.

AIESEC pertama sekali muncul di Indonesia pada tahun 1984 di Universitas Indonesia dan berkembang dengan baik di pulau Jawa. Pada tahun 1993, AIESEC mulai menyentuh pulau Sumatera tepatnya di Universitas Andalas. Setelah berkembang dengan baik dan menciptakan berbagai kegiatan pengembangan kepemimpinan, AIESEC muncul di USU (Universitas Sumatera Utara) pada tahun 2013.

AIESEC USU yang berdiri pada tanggal 18 November 2013 ini merupakan satu-satunya organisasi kepemudaan yang fokus kepada pengembangan kepemimpinan dan pengalaman internasional yang berada di Sumatera Utara. Organisasi ini membuka kesempatan bagi setiap pemuda untuk mengikuti kegiatan yang berskala lokal, nasional, bahkan internasional yang dapat menjembatani generasi muda di Sumatera Utara untuk berkiprah di kancah internasional. AIESEC USU sendiri telah memiliki dua generasi kepengurusan.

“Pada generasi kepengurusan I, AIESEC USU telah berhasil memfasilitasi 20 mahasiswa USU melakukan exchange ke berbagai negara (China, Filipina, Kamboja, Mesir, India, Polandia, Rusia, Taiwan, Slovenia, Thailand, dan Srilanka), dan nantinya pada Summer 2015 ini akan memberangkatkan 17 exchange participant,” ujar Stephanie selaku Presiden AIESEC USU.

Kegiatan pertukaran pelajar yang dilakukan AIESEC USU memberikan banyak dampak positif bagi setiap partisipan. Stephanie Dwiyanti, Presiden AIESEC USU yang pernah mengikuti kegiatan exchange menjadi relawan (volunteer) di Polandia ini memberikan beberapa alasan bagi pemuda agar bergabung dengan AIESEC, “Banyak sekali pengalaman yang begitu berharga, seperti cara membangun komunikasi yang baik dengan orang baru yang berasal dari berbagai negara, bertukar informasi mengenai budaya, kehidupan yang berubah (life changing) yang awalnya tidak mandiri menjadi lebih tertata dan lebih dewasa dalam menyikapi masalah, dan semangat nasionalisme yang semakin tinggi saat mempresentasikan Indonesia kepada seluruh dunia, serta keinginan membuat Indonesia bangga di mata dunia”. (cj/ss/mdn)

Lihat Juga

Ket gbr : Serda OP Hutauruk korban tenggelamnya KM Sinar Bangun Yang Hingga Kini Belum Ditemukan, Kamis (21/06/2018)/sumber foto : penrem 023/ks.

Ratusan Penumpang KM Sinar Bangun Salah Satunya Anggota Koramil 04/Harian Boho

Simalungun | suarasumut.com  –  Salah satu penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan danau ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *